Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Ogoh-ogoh Desa Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Penyelenggaraan arak Ogoh-Ogoh akan kembali dilaksanakan di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang pada 28 Maret 2025 mendatang atau Jumat pekan ini.
Kegiatan yang merupakan bagian dari perayaan Nyepi Tahun Saka ini dapat menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat toleransi antarbudaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Selain perayaan keagamaan, ini juga bagian dari warisan budaya yang bisa dinikmati bersama,” kata Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Basuki Selasa (25/3/2025).
Arakan Ogoh-ogoh dimaknai mengajak manusia untuk memurnikan sifat Bhuta kala atau sifat jahat dalam diri, sekaligus menjaga alam dan sumber daya di dunia serta memahami pentingnya berkelanjutan hingga menjauhi prilaku merusak lingkungan. Tradisi ini menjadi pengingat akan tanggung jawab terhadap alam sekitar.
Ketut Basuki menyebut Desa Kerta Buana memiliki enam karakter Ogoh-ogoh yang akan diarak keliling desa, dipanggul dari berbagai kalangan usia mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga orang dewasa.
Selain itu, Ogoh-Ogoh tersebut merupakan karya seni dari pemuda umat Hindu di Desa Kerta Buana, yang dibuat secara bergotong royong. "Prosesi ini selalu menjadi daya tarik karena keunikan desain Ogoh-Ogoh dan iringan musik gamelan serta tarian tradisional Bali," ujarnya.
Plt Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata, Ahmad Ivan mengatakan untuk menyambut acara tersebut, Dispar Kukar telah menyiapkan berbagai zona kuliner makanan khas Bali dan Kutai, stan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi warga setempat untuk memasarkan produk mereka.
“Kami infin masyarakat Kukar bisa datang dan menikmati semua pertunjukan yang sudah dipersiapkan ada hiburan dan atraksi seni,” ungkapnya.
Kata dia, Promosi acara ini telah dilakukan melalui berbagai media sosial dan pihaknya kerja sama dengan komunitas wisata, yang diharapkan dapat menarik wisatawan dari luar daerah.
“Kami ingin menjadikan Budaya Ogoh-Ogoh ini sebagai salah satu daya tarik utama Kukar. Semoga banyak wisatawan yang datang dan mengenal lebih jauh kekayaan budaya Kukar,” jelasnya.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Ogoh-ogoh Desa Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Penyelenggaraan arak Ogoh-Ogoh akan kembali dilaksanakan di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang pada 28 Maret 2025 mendatang atau Jumat pekan ini.
Kegiatan yang merupakan bagian dari perayaan Nyepi Tahun Saka ini dapat menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat toleransi antarbudaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Selain perayaan keagamaan, ini juga bagian dari warisan budaya yang bisa dinikmati bersama,” kata Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Basuki Selasa (25/3/2025).
Arakan Ogoh-ogoh dimaknai mengajak manusia untuk memurnikan sifat Bhuta kala atau sifat jahat dalam diri, sekaligus menjaga alam dan sumber daya di dunia serta memahami pentingnya berkelanjutan hingga menjauhi prilaku merusak lingkungan. Tradisi ini menjadi pengingat akan tanggung jawab terhadap alam sekitar.
Ketut Basuki menyebut Desa Kerta Buana memiliki enam karakter Ogoh-ogoh yang akan diarak keliling desa, dipanggul dari berbagai kalangan usia mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga orang dewasa.
Selain itu, Ogoh-Ogoh tersebut merupakan karya seni dari pemuda umat Hindu di Desa Kerta Buana, yang dibuat secara bergotong royong. "Prosesi ini selalu menjadi daya tarik karena keunikan desain Ogoh-Ogoh dan iringan musik gamelan serta tarian tradisional Bali," ujarnya.
Plt Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata, Ahmad Ivan mengatakan untuk menyambut acara tersebut, Dispar Kukar telah menyiapkan berbagai zona kuliner makanan khas Bali dan Kutai, stan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi warga setempat untuk memasarkan produk mereka.
“Kami infin masyarakat Kukar bisa datang dan menikmati semua pertunjukan yang sudah dipersiapkan ada hiburan dan atraksi seni,” ungkapnya.
Kata dia, Promosi acara ini telah dilakukan melalui berbagai media sosial dan pihaknya kerja sama dengan komunitas wisata, yang diharapkan dapat menarik wisatawan dari luar daerah.
“Kami ingin menjadikan Budaya Ogoh-Ogoh ini sebagai salah satu daya tarik utama Kukar. Semoga banyak wisatawan yang datang dan mengenal lebih jauh kekayaan budaya Kukar,” jelasnya.
(Sf/By)