Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, menekankan pentingnya menganggap musik sebagai sebuah industri dengan dampak yang luar biasa dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi.
Menurutnya, musik tidak hanya sekedar hiburan, tetapi juga memiliki pengaruh yang signifikan pada sektor-sektor lain seperti perhotelan, souvenir, rumah makan, dan sebagainya.
"Kalau sudah musik ini berdampak pada perhotelan, souvenir, rumah makan dan sebagainya, pasti juga akan berdampak pada perekonomian daerah," kata Rusmadi, Sabtu (27/4/2024).
Dalam perayaan Hari Musik Nasional (HMN) ke 21 di Bigmall Samarinda, Rusmadi yang juga sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan suka citanya terhadap Samarinda sebagai tuan rumah.
"Tentunya ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita diberi kepercayaan oleh pusat untuk menyelenggarakan HMN di Samarinda," ungkapnya.
Dengan terlaksananya acara HMN di Samarinda ini, Rusmadi ingin bisa lebih memotivasi lagi bagi para seniman musik khususnya dalam membangun dan mempertahankan tradisi musik.
Menurutnya, musik adalah bagian dari budaya yang memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang beradab bagi bangsa dan tanah air.
Terlebih, di Samarinda sendiri sudah terdapat sekolah musik di bawah binaan Dwiki Dharmawan, seorang musisi dengan salah satu karya populernya yaitu 'Gemilang'.
"Kita berbangga hati Samarinda sudah kehadiran salah satu sekolah musik yang saya kira bukan saja kelas nasional, tapi juga kelas internasional di bawah binaan dari Dwiki Dharmawan yaitu music school farabi," bebernya.
Dalam perayaan yang dihibur oleh penampilan Once Mekel, Gita Purnamasari, Sara Fajira, dan artis lainnya, Ia juga berharap kedepannya dapat diwujudkan pembangunan Concert Hall di Kaltim seperti yang ada di kota-kota besar lain di Indonesia.
"Tidak ada satu sen pun keluar dari kita atas kedatangan artis itu. Ini saya kira hadiah bagi masyarakat Kaltim khususnya Kota Samarinda," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, menekankan pentingnya menganggap musik sebagai sebuah industri dengan dampak yang luar biasa dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi.
Menurutnya, musik tidak hanya sekedar hiburan, tetapi juga memiliki pengaruh yang signifikan pada sektor-sektor lain seperti perhotelan, souvenir, rumah makan, dan sebagainya.
"Kalau sudah musik ini berdampak pada perhotelan, souvenir, rumah makan dan sebagainya, pasti juga akan berdampak pada perekonomian daerah," kata Rusmadi, Sabtu (27/4/2024).
Dalam perayaan Hari Musik Nasional (HMN) ke 21 di Bigmall Samarinda, Rusmadi yang juga sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan suka citanya terhadap Samarinda sebagai tuan rumah.
"Tentunya ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita diberi kepercayaan oleh pusat untuk menyelenggarakan HMN di Samarinda," ungkapnya.
Dengan terlaksananya acara HMN di Samarinda ini, Rusmadi ingin bisa lebih memotivasi lagi bagi para seniman musik khususnya dalam membangun dan mempertahankan tradisi musik.
Menurutnya, musik adalah bagian dari budaya yang memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang beradab bagi bangsa dan tanah air.
Terlebih, di Samarinda sendiri sudah terdapat sekolah musik di bawah binaan Dwiki Dharmawan, seorang musisi dengan salah satu karya populernya yaitu 'Gemilang'.
"Kita berbangga hati Samarinda sudah kehadiran salah satu sekolah musik yang saya kira bukan saja kelas nasional, tapi juga kelas internasional di bawah binaan dari Dwiki Dharmawan yaitu music school farabi," bebernya.
Dalam perayaan yang dihibur oleh penampilan Once Mekel, Gita Purnamasari, Sara Fajira, dan artis lainnya, Ia juga berharap kedepannya dapat diwujudkan pembangunan Concert Hall di Kaltim seperti yang ada di kota-kota besar lain di Indonesia.
"Tidak ada satu sen pun keluar dari kita atas kedatangan artis itu. Ini saya kira hadiah bagi masyarakat Kaltim khususnya Kota Samarinda," pungkasnya.
(Sf/Rs)