Cari disini...
Seputar Kaltim
Tim pemeriksa saat melihat sampel urin (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 364 WBP dan 66 petugas di Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) menjalani tes urin, Jumat (8/5/2026).
Tes ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memerangi penyalahgunaan serta memastikan lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong bebas dari narkoba.
“Setelah melaksanakan ikrar, kita langsung melakukan tes urin terhadap seluruh petugas dan warga binaan di lingkungan lapas,” ujar Plh Kalapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Andi Hasniani.
Air seni para petugas maupun warga binaan diambil satu per satu oleh tim pemeriksa untuk dilakukan pengecekan menggunakan alat tes narkoba.
Pelaksanaan tes urin tersebut dilakukan bergantian dengan pengawasan ketat guna memastikan proses berjalan tertib dan transparan.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh petugas dan WBP Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
“Alhamdulillah tidak ditemukan yang positif narkoba alias terbebas dari penyalahgunaan,” ungkap Andi.
Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong berkomitmen untuk rutin melaksanakan tes urin terhadap seluruh petugas dan warga binaan sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Setiap bulan kita bekerja sama dengan Bakesbangpol untuk memfasilitasi bantuan alat tes urinnya. Jadi setiap bulan itu pasti ada pelaksanaannya,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Tim pemeriksa saat melihat sampel urin (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 364 WBP dan 66 petugas di Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) menjalani tes urin, Jumat (8/5/2026).
Tes ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memerangi penyalahgunaan serta memastikan lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong bebas dari narkoba.
“Setelah melaksanakan ikrar, kita langsung melakukan tes urin terhadap seluruh petugas dan warga binaan di lingkungan lapas,” ujar Plh Kalapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Andi Hasniani.
Air seni para petugas maupun warga binaan diambil satu per satu oleh tim pemeriksa untuk dilakukan pengecekan menggunakan alat tes narkoba.
Pelaksanaan tes urin tersebut dilakukan bergantian dengan pengawasan ketat guna memastikan proses berjalan tertib dan transparan.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh petugas dan WBP Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
“Alhamdulillah tidak ditemukan yang positif narkoba alias terbebas dari penyalahgunaan,” ungkap Andi.
Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong berkomitmen untuk rutin melaksanakan tes urin terhadap seluruh petugas dan warga binaan sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Setiap bulan kita bekerja sama dengan Bakesbangpol untuk memfasilitasi bantuan alat tes urinnya. Jadi setiap bulan itu pasti ada pelaksanaannya,” tandasnya.
(Sf/Lo)