Seputar Kaltim

    Perahu Karam saat Muat Sawit, Pria di Kukar Dilaporkan Tenggelam di Sungai Belayan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    26 April 2026 pukul 00:25 WITA

    Ilustrasi orang tenggelam (Dok: Freepik)

    Tenggarong - Seorang pria berinisial H (36), warga Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Sabtu (25/4/2026).

    Korban dilaporkan hilang oleh rekannya atas nama Ardiansyah, usai perahu yang mereka tumpangi untuk memuat sawit seberat 200 Kilogram (Kg) mengalami kebocoran dan berakhir karam ketika masih di tengah perjalanan.

    Beruntung, Ardiansyah berhasil menyelamatkan diri dari insiden ini, namun keberadaan korban hingga saat ini masih belum diketahui.

    “Jadi korban dan rekannya ini mengangkut hasil panen sawit mereka menggunakan perahu. Mereka berhasil dua kali menyeberangi sungai, namun naas untuk yang ketiga kalinya mereka gagal,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Kembang Janggut, Rifani.

    Kini tim SAR dan Damkar telah berada di lokasi kejadian untuk mendata serta mengumpulkan informasi terkait lokasi dan kronologi lengkap dari insiden ini.

    Rifani menyampaikan jika situasi dan kondisi pada malam ini tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian, maka operasi akan dilanjutkan pada keesokan harinya, tepatnya pada siang hari sembari menunggu bantuan dari tim BPBD Kukar dan SAR Samarinda tiba di TKP.

    “Sampai saat ini, tepatnya pada pukul 17.00 WITA tadi korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Perahu Karam saat Muat Sawit, Pria di Kukar Dilaporkan Tenggelam di Sungai Belayan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    26 April 2026 pukul 00:25 WITA

    Ilustrasi orang tenggelam (Dok: Freepik)

    Tenggarong - Seorang pria berinisial H (36), warga Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Sabtu (25/4/2026).

    Korban dilaporkan hilang oleh rekannya atas nama Ardiansyah, usai perahu yang mereka tumpangi untuk memuat sawit seberat 200 Kilogram (Kg) mengalami kebocoran dan berakhir karam ketika masih di tengah perjalanan.

    Beruntung, Ardiansyah berhasil menyelamatkan diri dari insiden ini, namun keberadaan korban hingga saat ini masih belum diketahui.

    “Jadi korban dan rekannya ini mengangkut hasil panen sawit mereka menggunakan perahu. Mereka berhasil dua kali menyeberangi sungai, namun naas untuk yang ketiga kalinya mereka gagal,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Kembang Janggut, Rifani.

    Kini tim SAR dan Damkar telah berada di lokasi kejadian untuk mendata serta mengumpulkan informasi terkait lokasi dan kronologi lengkap dari insiden ini.

    Rifani menyampaikan jika situasi dan kondisi pada malam ini tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian, maka operasi akan dilanjutkan pada keesokan harinya, tepatnya pada siang hari sembari menunggu bantuan dari tim BPBD Kukar dan SAR Samarinda tiba di TKP.

    “Sampai saat ini, tepatnya pada pukul 17.00 WITA tadi korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian,” tandasnya.

    (Sf/Rs)