Cari disini...
Seputar Kaltim
Irwan Usdiyono, perwakilan tim Program Indonesia Pintar (PIP), saat menyampaikan sambutannya dalam acara serah terima beasiswa PIP tahun 2025 di SMK 2 Kelautan Sangatta, Rabu (14/05/2025).
Sangatta – Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan peningkatan. Hal ini disampaikan oleh perwakilan tim PIP, Irwan Usdiyono, dalam acara serah terima bantuan beasiswa tahun 2025 yang digelar pada Rabu (14/05/2025) di lantai 3 Gedung SMK Negeri 2 Sangatta Utara.
Irwan Menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan kuota Beasiswa PIP untuk Kutai Timur sebesar Rp20.000 per tahun. Namun dalam praktiknya, penyaluran belum terserap secara maksimal. Meski begitu, pengajuan usulan untuk tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Untuk tahun 2024 hanya mampu menyerap sekitar Rp8.000. Namun untuk yang tahun ini, alhamdulillah, dari usulan yang masuk ke kami yang ditutup pada 10 Mei kemarin jumlahnya sudah mencapai Rp9.000. Jadi ada peningkatan ya," ujar Irwan. Rabu, (14/5/2025).
Terkait jumlah sekolah penerima, Ia menyebutkan bahwa PIP telah menjangkau 125 sekolah di 18 kecamatan se-kutim. Meski begitu, tidak semua sekolah mengajukan usulan karena masih terkendala kurangnya informasi.
"Karena keterbatasan informasi yang kami sampaikan. Masih ada beberapa sekolah yang belum mengetahui mekanisme pengajuan PIP," ungkapnya.
Irwan juga menjelaskan bahwa setiap sekolah yang telah mengajukan usulan menerima kuota sekitar 400 penerima untuk tahap satu dan dua penyaluran.
Sejak diluncurkan tujuh tahun lalu, Program Indonesia Pintar telah menjangkau lebih dari 1,15 juta siswa di seluruh Kalimantan Timur (Kaltim). Khusus di Kutim, jumlah penerima manfaat hingga saat ini diperkirakan mencapai 37.000 siswa.
"Kalau seluruh Kaltim itu sebenarnya sudah meluncurkan sekitar Rp1.150.000-an dalam tujuh tahun terakhir. Nah, untuk Kutim sendiri, seperti yang kami sampaikan, baru sekitar Rp37.000, mungkin ya mungkin,"ujar Irwan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Irwan Usdiyono, perwakilan tim Program Indonesia Pintar (PIP), saat menyampaikan sambutannya dalam acara serah terima beasiswa PIP tahun 2025 di SMK 2 Kelautan Sangatta, Rabu (14/05/2025).
Sangatta – Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan peningkatan. Hal ini disampaikan oleh perwakilan tim PIP, Irwan Usdiyono, dalam acara serah terima bantuan beasiswa tahun 2025 yang digelar pada Rabu (14/05/2025) di lantai 3 Gedung SMK Negeri 2 Sangatta Utara.
Irwan Menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan kuota Beasiswa PIP untuk Kutai Timur sebesar Rp20.000 per tahun. Namun dalam praktiknya, penyaluran belum terserap secara maksimal. Meski begitu, pengajuan usulan untuk tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Untuk tahun 2024 hanya mampu menyerap sekitar Rp8.000. Namun untuk yang tahun ini, alhamdulillah, dari usulan yang masuk ke kami yang ditutup pada 10 Mei kemarin jumlahnya sudah mencapai Rp9.000. Jadi ada peningkatan ya," ujar Irwan. Rabu, (14/5/2025).
Terkait jumlah sekolah penerima, Ia menyebutkan bahwa PIP telah menjangkau 125 sekolah di 18 kecamatan se-kutim. Meski begitu, tidak semua sekolah mengajukan usulan karena masih terkendala kurangnya informasi.
"Karena keterbatasan informasi yang kami sampaikan. Masih ada beberapa sekolah yang belum mengetahui mekanisme pengajuan PIP," ungkapnya.
Irwan juga menjelaskan bahwa setiap sekolah yang telah mengajukan usulan menerima kuota sekitar 400 penerima untuk tahap satu dan dua penyaluran.
Sejak diluncurkan tujuh tahun lalu, Program Indonesia Pintar telah menjangkau lebih dari 1,15 juta siswa di seluruh Kalimantan Timur (Kaltim). Khusus di Kutim, jumlah penerima manfaat hingga saat ini diperkirakan mencapai 37.000 siswa.
"Kalau seluruh Kaltim itu sebenarnya sudah meluncurkan sekitar Rp1.150.000-an dalam tujuh tahun terakhir. Nah, untuk Kutim sendiri, seperti yang kami sampaikan, baru sekitar Rp37.000, mungkin ya mungkin,"ujar Irwan.
(Sf/Rs)