Penumpang Melonjak 38 Persen di H-5 Lebaran, Bandara APT Pranoto Belum Buka Extra Flight

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    16 Maret 2026 12:52 WIB

    Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Arus mudik lebaran di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda mulai menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. 

    Memasuki H-5 Idulfitri 1447 Hijriah, pergerakan penumpang di bandara kebanggaan warga Kota Tepian ini mengalami lonjakan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

    Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan mengungkap kepadatan penumpang sudah mulai terpantau sejak tiga hari terakhir.

    "Penumpang yang datang dan berangkat memang ada kenaikan. Kalau dibandingkan dengan 2025, kemarin itu kenaikannya cukup signifikan, sekitar 38 persen," ujar Kadek, pada Senin (16/3/2026).

    Pria yang akrab disapa Kadek ini merincikan lonjakan tersebut terlihat jelas dari data statistik 2026 dengan periode yang sama pada 2025. 

    Pada H-5 tahun 2025, total jumlah penumpang tercatat sebanyak 2.513 orang, dengan rincian 1.029 kedatangan dan 1.484 keberangkatan.

    Sementara pada 2026 ini, jumlah kedatangan mencapai 1.417 orang dan keberangkatan menyentuh angka 1.521 orang. 

    Secara akumulatif, total penumpang pada H-5 tahun ini berada di angka 2.938 orang, mempertegas kenaikan volume penumpang sebesar 38 persen.

    Tingginya minat masyarakat untuk mudik membuat hampir seluruh kursi maskapai terisi penuh. Hingga kini rute menuju Jakarta masih menjadi tujuan tersibuk di Bandara APT Pranoto.

    "Memang kalau kita lihat kondisi di lapangan kemarin, hampir semua rute penuh. Terkait rute yang paling banyak diminati saat ini adalah rute Samarinda-Jakarta," ungkapnya.

    Tingginya trafik ke Jakarta didukung oleh frekuensi penerbangan yang mencapai empat kali sehari. Penerbangan ini dilayani oleh maskapai Citilink dengan satu penerbangan, Garuda Indonesia satu penerbangan dan Batik Air dua penerbangan.

    Selain Jakarta, rute Samarinda-Surabaya juga menjadi jalur sibuk dengan tiga kali penerbangan sehari menggunakan maskapai Super Air Jet dan Citilink. 

    Bandara APT Pranoto juga melayani penerbangan ke Yogyakarta sebanyak empat kali seminggu, serta rute menuju Berau dan Banjarmasin yang menggunakan pesawat tipe ATR.

    Meski terjadi lonjakan penumpang, pihak bandara mengonfirmasi hingga kini belum ada penambahan jadwal penerbangan atau extra flight. 

    Kadek mengestimasi total pergerakan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara selama tiga hari belakangan telah mencapai sekitar 7.000 orang.

    "Datang dan berangkat sudah mencapai 7.000-an penumpang," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Penumpang Melonjak 38 Persen di H-5 Lebaran, Bandara APT Pranoto Belum Buka Extra Flight

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    16 Maret 2026 12:52 WIB

    Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Arus mudik lebaran di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda mulai menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. 

    Memasuki H-5 Idulfitri 1447 Hijriah, pergerakan penumpang di bandara kebanggaan warga Kota Tepian ini mengalami lonjakan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

    Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan mengungkap kepadatan penumpang sudah mulai terpantau sejak tiga hari terakhir.

    "Penumpang yang datang dan berangkat memang ada kenaikan. Kalau dibandingkan dengan 2025, kemarin itu kenaikannya cukup signifikan, sekitar 38 persen," ujar Kadek, pada Senin (16/3/2026).

    Pria yang akrab disapa Kadek ini merincikan lonjakan tersebut terlihat jelas dari data statistik 2026 dengan periode yang sama pada 2025. 

    Pada H-5 tahun 2025, total jumlah penumpang tercatat sebanyak 2.513 orang, dengan rincian 1.029 kedatangan dan 1.484 keberangkatan.

    Sementara pada 2026 ini, jumlah kedatangan mencapai 1.417 orang dan keberangkatan menyentuh angka 1.521 orang. 

    Secara akumulatif, total penumpang pada H-5 tahun ini berada di angka 2.938 orang, mempertegas kenaikan volume penumpang sebesar 38 persen.

    Tingginya minat masyarakat untuk mudik membuat hampir seluruh kursi maskapai terisi penuh. Hingga kini rute menuju Jakarta masih menjadi tujuan tersibuk di Bandara APT Pranoto.

    "Memang kalau kita lihat kondisi di lapangan kemarin, hampir semua rute penuh. Terkait rute yang paling banyak diminati saat ini adalah rute Samarinda-Jakarta," ungkapnya.

    Tingginya trafik ke Jakarta didukung oleh frekuensi penerbangan yang mencapai empat kali sehari. Penerbangan ini dilayani oleh maskapai Citilink dengan satu penerbangan, Garuda Indonesia satu penerbangan dan Batik Air dua penerbangan.

    Selain Jakarta, rute Samarinda-Surabaya juga menjadi jalur sibuk dengan tiga kali penerbangan sehari menggunakan maskapai Super Air Jet dan Citilink. 

    Bandara APT Pranoto juga melayani penerbangan ke Yogyakarta sebanyak empat kali seminggu, serta rute menuju Berau dan Banjarmasin yang menggunakan pesawat tipe ATR.

    Meski terjadi lonjakan penumpang, pihak bandara mengonfirmasi hingga kini belum ada penambahan jadwal penerbangan atau extra flight. 

    Kadek mengestimasi total pergerakan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara selama tiga hari belakangan telah mencapai sekitar 7.000 orang.

    "Datang dan berangkat sudah mencapai 7.000-an penumpang," pungkasnya.

    (Sf/Lo)