Cari disini...
Seputar Kaltim
Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin saat menyerahkan penghargaan akreditasi ISO KAN/IEC 17025-2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). (Dok : Ardhy)
Penajam - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Mutu Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (D
PUPR) Penajam Paser Utara (PPU) kini telah memiliki laboratorium berstandar internasional.
Pencapaian ini diraih pada 24 September 2024 lalu dan sudah terakreditasi ISO KAN/IEC 17025-2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas PUPR PPU, Khairuddin mengaku sebelum meraih pencapaian itu, pihaknya harus memenuhi berbagai persyaratan pengujian, mulai pengujian tanah, agregat, beton dan analisis saringan.
“Ada empat parameter yang diuji dan di PPU ini Alhamdulillah sudah memenuhi standar internasional,” ucap Khairuddin, Sabtu (2/11/2024).
Ia mengaku pembangunan infrastruktur di sekeliling kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), turut melakukan pengujian laboratorium di PPU.
“Sampai hari ini, pembangunan Kantor presiden dan kilang migas melakukan pengujian di UPT kita,” ungkap Khairuddin.
Menurutnya, Pengujian ini penting dilakukan guna memastikan bahwa bahan yang diperlukan dalam konstruksi, memiliki karakteristik yang sesuai dengan spesifikasi dan mampu menahan beban yang diberikan.
Ia pun berharap seluruh pembangunan yang berada di wilayah PPU bisa melakukan pengujian di UPT Dinas PUPR karena telah memiliki laboratorium berstandar internasional.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin saat menyerahkan penghargaan akreditasi ISO KAN/IEC 17025-2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). (Dok : Ardhy)
Penajam - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Mutu Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (D
PUPR) Penajam Paser Utara (PPU) kini telah memiliki laboratorium berstandar internasional.
Pencapaian ini diraih pada 24 September 2024 lalu dan sudah terakreditasi ISO KAN/IEC 17025-2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas PUPR PPU, Khairuddin mengaku sebelum meraih pencapaian itu, pihaknya harus memenuhi berbagai persyaratan pengujian, mulai pengujian tanah, agregat, beton dan analisis saringan.
“Ada empat parameter yang diuji dan di PPU ini Alhamdulillah sudah memenuhi standar internasional,” ucap Khairuddin, Sabtu (2/11/2024).
Ia mengaku pembangunan infrastruktur di sekeliling kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), turut melakukan pengujian laboratorium di PPU.
“Sampai hari ini, pembangunan Kantor presiden dan kilang migas melakukan pengujian di UPT kita,” ungkap Khairuddin.
Menurutnya, Pengujian ini penting dilakukan guna memastikan bahwa bahan yang diperlukan dalam konstruksi, memiliki karakteristik yang sesuai dengan spesifikasi dan mampu menahan beban yang diberikan.
Ia pun berharap seluruh pembangunan yang berada di wilayah PPU bisa melakukan pengujian di UPT Dinas PUPR karena telah memiliki laboratorium berstandar internasional.
(Sf/By)