Pengukuhan 11 Ketua TP PKK Kecamatan Kutim, Bupati Tekankan Peran Kesehatan dan Ketahanan Pangan

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    05 Maret 2026 01:25 WIB

    Ketua TP PKK Kutai Timur, Siti Robiah, mengukuhkan 11 Ketua TP PKK Kecamatan di Gedung Wanita, Sangatta. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Sebanyak 11 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masa bhakti 2026–2030 dikukuhkan di Gedung Wanita, Kawasan Pusat Pemerintahan Sangatta, Rabu (4/3/2026).

    Ketua TP PKK Kecamatan yang dikukuhkan tersebut berasal dari Kecamatan Busang, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar, Telen, Kombeng, Karangan, Sangkulirang, Bengalon, Rantau Pulung, dan Sangatta Selatan.

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya peran strategis PKK dalam pembangunan daerah.

    Menurutnya, jika PKK berjalan baik di suatu wilayah, maka daerah tersebut berpotensi menjadi daerah yang maju.

    “Kalau kita melihat sejarah PKK itu sangat lurus sekali. Manfaatnya di dalam keluarga, masyarakat dan lingkungan. Hampir semua pekerjaan kemasyarakatan itu ada bidangnya di PKK,” ujar Ardiansyah.

    Ia menjelaskan, PKK memiliki peran di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, ketahanan pangan hingga pembinaan keluarga. Dengan keberadaan PKK di tingkat desa dan kecamatan, kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dinilai sangat besar.

    “Warga di kecamatan ataupun desa, karena ada PKK desa, seyogianya juga bisa maju. Salah satunya karena kontribusi dari PKK,” jelasnya.

    Ardiansyah juga menyinggung program ketahanan pangan dan gerakan Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) yang dinilai mampu mendukung terciptanya keluarga sehat serta lingkungan yang bersih dan produktif.

    "Saya yakin bidang ketahanan pangan, bidang kesehatan bisa teratasi dengan agenda Aku Hatinya PKK dengan program keluarga sehat dan lain," katanya.

    Ia menambahkan, struktur kerja PKK yang terbagi dalam sejumlah kelompok kerja (Pokja) membuat organisasi ini menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat.

    “Ada Pokja I, Pokja II dan seterusnya, ada juga kegiatan asuhan PKK. Kalau itu berjalan dengan baik, kita bisa melihat dampaknya di wilayah tersebut,” tambahnya.

    Bupati berharap para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan bersinergi dengan program pemerintah daerah maupun nasional, termasuk program kebersihan dan penataan lingkungan.

    “Kita harapkan PKK terus bergerak dan berkontribusi. Kalau semua bersatu dalam kegiatan bersih lingkungan dan pemberdayaan keluarga, dampaknya akan besar bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Pengukuhan 11 Ketua TP PKK Kecamatan Kutim, Bupati Tekankan Peran Kesehatan dan Ketahanan Pangan

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    05 Maret 2026 01:25 WIB

    Ketua TP PKK Kutai Timur, Siti Robiah, mengukuhkan 11 Ketua TP PKK Kecamatan di Gedung Wanita, Sangatta. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Sebanyak 11 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masa bhakti 2026–2030 dikukuhkan di Gedung Wanita, Kawasan Pusat Pemerintahan Sangatta, Rabu (4/3/2026).

    Ketua TP PKK Kecamatan yang dikukuhkan tersebut berasal dari Kecamatan Busang, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar, Telen, Kombeng, Karangan, Sangkulirang, Bengalon, Rantau Pulung, dan Sangatta Selatan.

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya peran strategis PKK dalam pembangunan daerah.

    Menurutnya, jika PKK berjalan baik di suatu wilayah, maka daerah tersebut berpotensi menjadi daerah yang maju.

    “Kalau kita melihat sejarah PKK itu sangat lurus sekali. Manfaatnya di dalam keluarga, masyarakat dan lingkungan. Hampir semua pekerjaan kemasyarakatan itu ada bidangnya di PKK,” ujar Ardiansyah.

    Ia menjelaskan, PKK memiliki peran di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, ketahanan pangan hingga pembinaan keluarga. Dengan keberadaan PKK di tingkat desa dan kecamatan, kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dinilai sangat besar.

    “Warga di kecamatan ataupun desa, karena ada PKK desa, seyogianya juga bisa maju. Salah satunya karena kontribusi dari PKK,” jelasnya.

    Ardiansyah juga menyinggung program ketahanan pangan dan gerakan Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) yang dinilai mampu mendukung terciptanya keluarga sehat serta lingkungan yang bersih dan produktif.

    "Saya yakin bidang ketahanan pangan, bidang kesehatan bisa teratasi dengan agenda Aku Hatinya PKK dengan program keluarga sehat dan lain," katanya.

    Ia menambahkan, struktur kerja PKK yang terbagi dalam sejumlah kelompok kerja (Pokja) membuat organisasi ini menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat.

    “Ada Pokja I, Pokja II dan seterusnya, ada juga kegiatan asuhan PKK. Kalau itu berjalan dengan baik, kita bisa melihat dampaknya di wilayah tersebut,” tambahnya.

    Bupati berharap para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan bersinergi dengan program pemerintah daerah maupun nasional, termasuk program kebersihan dan penataan lingkungan.

    “Kita harapkan PKK terus bergerak dan berkontribusi. Kalau semua bersatu dalam kegiatan bersih lingkungan dan pemberdayaan keluarga, dampaknya akan besar bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)