Cari disini...
Seputar Kaltim
Proses pengerjaan jalan alternatif Guntung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Proses pengerjaan jalan alternatif Guntung kini tersisa pembuatan parit sisi kanan kiri dan jembatan, sementara progres jalan sepanjang 640 meter telah selesai.
Mandor proyek, Supardi mengatakan total panjang jalan mencapai 650 meter, tetapi disisakan 10 meter untuk pembangunan jembatan yang nantinya berasal dari anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.
“Kalau jalan dan parit ini dananya dari PKT (PT Pupuk Kaltim), kalau jembatan nanti dari Pemkot,” ungkapnya Senin (10/1/2025).
Ia mengatakan total panjang parit kanan dan kiri yakni sekitar 1.020 meter dan progresnya saat ini sudah di atas 80 persen.
“Sebagian sudah selesai, sebagian lagi ada yang masih tahap pengecoran. Ada juga yang baru digali,” tambahnya.
Sebelumnya, kontraktor diberi waktu batas pengerjaan hingga akhir Januari 2025.
Kendati demikian, kata Supardi, pihaknya diberi kelonggaran karena kendala cuaca. “Pengerjaan banyak terhambat karena hujan, jadi ada kelonggaran dari perusahaan,” kata dia.
Usai pengerjaan parit selesai, kontraktor pelaksana akan memberikan kerikil di tengah antara jalan dan drainase dengan lebar 80 cm.
Setelah itu, pekerja akan bersihkan semua area pengerjaan, mulai dari jalan dan drainase dari sisa bahan pengerjaan dan sampah lainnyalainnya.
“Kalau sudah bersih semua baru bisa serahkan ke Pemkot,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Proses pengerjaan jalan alternatif Guntung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Proses pengerjaan jalan alternatif Guntung kini tersisa pembuatan parit sisi kanan kiri dan jembatan, sementara progres jalan sepanjang 640 meter telah selesai.
Mandor proyek, Supardi mengatakan total panjang jalan mencapai 650 meter, tetapi disisakan 10 meter untuk pembangunan jembatan yang nantinya berasal dari anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.
“Kalau jalan dan parit ini dananya dari PKT (PT Pupuk Kaltim), kalau jembatan nanti dari Pemkot,” ungkapnya Senin (10/1/2025).
Ia mengatakan total panjang parit kanan dan kiri yakni sekitar 1.020 meter dan progresnya saat ini sudah di atas 80 persen.
“Sebagian sudah selesai, sebagian lagi ada yang masih tahap pengecoran. Ada juga yang baru digali,” tambahnya.
Sebelumnya, kontraktor diberi waktu batas pengerjaan hingga akhir Januari 2025.
Kendati demikian, kata Supardi, pihaknya diberi kelonggaran karena kendala cuaca. “Pengerjaan banyak terhambat karena hujan, jadi ada kelonggaran dari perusahaan,” kata dia.
Usai pengerjaan parit selesai, kontraktor pelaksana akan memberikan kerikil di tengah antara jalan dan drainase dengan lebar 80 cm.
Setelah itu, pekerja akan bersihkan semua area pengerjaan, mulai dari jalan dan drainase dari sisa bahan pengerjaan dan sampah lainnyalainnya.
“Kalau sudah bersih semua baru bisa serahkan ke Pemkot,” pungkasnya.
(Sf/Rs)