Seputar Kaltim

    Pengaspalan Jembatan Kartanegara Menggunakan Salurry Seal

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    22 Desember 2023 pukul 12:09 WITA

    Proses pengaspalan menggunakan Slurry Seal Jembatan Kartanegara ditergetkan Jumat besok sudah selesai. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pengendara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan kegiatan pengaspalan jalan di Jembatan Kartanegara.

    Sebab pengaspalan dilakukan di siang hari, saat hari kerja dan menimbulkan kemacetan panjang dalam beberapa hari terakhir ini.

    “Pengerjaannya kenapa tidak malam saja. Kalau siang, orang banyak beraktivitas dan kadang takut kalau macet di tengah-tengah jembatan,” ujar Lia di akun Infokukar, Kamis (21/12/2023).

    Kabid Bina Marga PU Kukar, Linda Juniarti mengatakan pengerjaan pengaspalan menggunakan Slurry Seal itu dilakukan siang hari karena pengeringannya harus menggunakan sinar matahari langsung.

    “Pengaspalan ini baru pertama kita lakukan dan harus siang hari. Sebab, dalam pengeringannya memerlukan sinar matahari dan itu melapis, sehingga terlihat tipis,” katanya.

    Ia mengatakan pengaspalan dengan menggunakan Slurry Seal merupakan campuran yang stabil dari aspal emulsi mantap lambat, agregat halus dengan gradasi menerus, bahan pengisi dan air. 

    “Keunggulan slurry seal itu lebih efektif dari segi biaya, meningkatkan usia pengerasan dan dapat diaplikasikan secara cepat,” jelasnya.

    Panjang pengaspalan sekitar 700 meter yang dilakukan dua sisi, kiri dan kanan secara bergantian. Sebab tidak mungkin kita tutup total mengingat jembatan Kutai Kartanegara merupakan akses penghubung ke Samarinda.

    “Kalau untuk progres pengerjaannya Slurry Seal kurang lebih 70 persen, tinggal 500 meter lagi,” ungkapnya.

    Kata dia, penyelesaian pengerjaan jalan jembatan Kartanegara akan di targetkan hari Jum'at hari ini sudah selesai.

    “Kami sudah perpanjang ini, sebelumnya sempat hujan tidak jadi, mestinya mulai senin sampai jum'at ternyata ada hujan dan ditambah lagi waktu minggu ini,” ujarnya.

    Ia berharap agar masyarakat tetap mentaati peraturan yang telah diberlakukan sementara agar pengaspalan jalan bisa berjalan dengan lancar.

    “Melihat cuaca yang sudah masuk dimusim hujan, maka dari itu kami himbau masyrakat untuk bersabar, karena pengeringan jalan menggunakan sinar matahari,” tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pengaspalan Jembatan Kartanegara Menggunakan Salurry Seal

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    22 Desember 2023 pukul 12:09 WITA

    Proses pengaspalan menggunakan Slurry Seal Jembatan Kartanegara ditergetkan Jumat besok sudah selesai. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pengendara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan kegiatan pengaspalan jalan di Jembatan Kartanegara.

    Sebab pengaspalan dilakukan di siang hari, saat hari kerja dan menimbulkan kemacetan panjang dalam beberapa hari terakhir ini.

    “Pengerjaannya kenapa tidak malam saja. Kalau siang, orang banyak beraktivitas dan kadang takut kalau macet di tengah-tengah jembatan,” ujar Lia di akun Infokukar, Kamis (21/12/2023).

    Kabid Bina Marga PU Kukar, Linda Juniarti mengatakan pengerjaan pengaspalan menggunakan Slurry Seal itu dilakukan siang hari karena pengeringannya harus menggunakan sinar matahari langsung.

    “Pengaspalan ini baru pertama kita lakukan dan harus siang hari. Sebab, dalam pengeringannya memerlukan sinar matahari dan itu melapis, sehingga terlihat tipis,” katanya.

    Ia mengatakan pengaspalan dengan menggunakan Slurry Seal merupakan campuran yang stabil dari aspal emulsi mantap lambat, agregat halus dengan gradasi menerus, bahan pengisi dan air. 

    “Keunggulan slurry seal itu lebih efektif dari segi biaya, meningkatkan usia pengerasan dan dapat diaplikasikan secara cepat,” jelasnya.

    Panjang pengaspalan sekitar 700 meter yang dilakukan dua sisi, kiri dan kanan secara bergantian. Sebab tidak mungkin kita tutup total mengingat jembatan Kutai Kartanegara merupakan akses penghubung ke Samarinda.

    “Kalau untuk progres pengerjaannya Slurry Seal kurang lebih 70 persen, tinggal 500 meter lagi,” ungkapnya.

    Kata dia, penyelesaian pengerjaan jalan jembatan Kartanegara akan di targetkan hari Jum'at hari ini sudah selesai.

    “Kami sudah perpanjang ini, sebelumnya sempat hujan tidak jadi, mestinya mulai senin sampai jum'at ternyata ada hujan dan ditambah lagi waktu minggu ini,” ujarnya.

    Ia berharap agar masyarakat tetap mentaati peraturan yang telah diberlakukan sementara agar pengaspalan jalan bisa berjalan dengan lancar.

    “Melihat cuaca yang sudah masuk dimusim hujan, maka dari itu kami himbau masyrakat untuk bersabar, karena pengeringan jalan menggunakan sinar matahari,” tutupnya.

    (Sf/By)