Cari disini...
Seputar Kaltim
Sosialisasi pengarusutamaan gender di lantai III Setkab PPU (Dok: istimewa)
Penajam – Program Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digagas pemerintah pusat kini menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan pembangunan di daerah.
Kegiatan itu menekankan pentingnya memperhatikan aspek kesetaraan gender dalam setiap proses pembangunan.
Salah satu bentuk penerapannya terlihat dari meningkatnya keterlibatan perempuan dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dukungan terhadap lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang memiliki program unggulan.
“Program ini berkaitan erat dengan pelaksanaan pembangunan kita yang tentunya memperhatikan pengaruh utamanya yaitu gender. Saya melihat ada keterlibatan perempuan dalam pengembangan UMKM dan beberapa PAUD juga memiliki program yang sangat baik,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab PPU, Nicko Herlambang, Rabu (22/10/2025).
Ia menegaskan PUG bukan sekadar program, melainkan strategi pembangunan daerah untuk memastikan setiap warga negara laki-laki dan perempuan memiliki akses, partisipasi, kontrol dan manfaat yang sama dari hasil pembangunan.
Di tengah transformasi PPU sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), pemerintah daerah (pemda) berkomitmen agar kesetaraan dan keadilan gender bisa diperkuat.
Guna mewujudkan hal itu, pemda menggelar sosialisasi yang bertujuan untuk menyamakan pemahaman, khususnya bagi para pemangku kebijakan di tingkat desa dan kelurahan agar pengarusutamaan gender benar-benar membumi hingga ke tingkat akar rumput melalui program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA)/ Ruang Bersama Indonesia (RBI).
“Kami berharap sosialisasi ini dapat memicu gelombang semangat baru dan memotivasi lebih banyak pihak, baik dari kalangan ASN, swasta maupun masyarakat sipil untuk menjadi agen perubahan dan penggerak PUG di sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan, sosial budaya, lingkungan hidup dan lainnya,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sosialisasi pengarusutamaan gender di lantai III Setkab PPU (Dok: istimewa)
Penajam – Program Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digagas pemerintah pusat kini menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan pembangunan di daerah.
Kegiatan itu menekankan pentingnya memperhatikan aspek kesetaraan gender dalam setiap proses pembangunan.
Salah satu bentuk penerapannya terlihat dari meningkatnya keterlibatan perempuan dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dukungan terhadap lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang memiliki program unggulan.
“Program ini berkaitan erat dengan pelaksanaan pembangunan kita yang tentunya memperhatikan pengaruh utamanya yaitu gender. Saya melihat ada keterlibatan perempuan dalam pengembangan UMKM dan beberapa PAUD juga memiliki program yang sangat baik,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab PPU, Nicko Herlambang, Rabu (22/10/2025).
Ia menegaskan PUG bukan sekadar program, melainkan strategi pembangunan daerah untuk memastikan setiap warga negara laki-laki dan perempuan memiliki akses, partisipasi, kontrol dan manfaat yang sama dari hasil pembangunan.
Di tengah transformasi PPU sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), pemerintah daerah (pemda) berkomitmen agar kesetaraan dan keadilan gender bisa diperkuat.
Guna mewujudkan hal itu, pemda menggelar sosialisasi yang bertujuan untuk menyamakan pemahaman, khususnya bagi para pemangku kebijakan di tingkat desa dan kelurahan agar pengarusutamaan gender benar-benar membumi hingga ke tingkat akar rumput melalui program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA)/ Ruang Bersama Indonesia (RBI).
“Kami berharap sosialisasi ini dapat memicu gelombang semangat baru dan memotivasi lebih banyak pihak, baik dari kalangan ASN, swasta maupun masyarakat sipil untuk menjadi agen perubahan dan penggerak PUG di sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan, sosial budaya, lingkungan hidup dan lainnya,” tandasnya.
(Sf/Lo)