Seputar Kaltim

    Pengamat Soroti Tim Pemenangan Isran-Hadi dan Rudy-Seno Sama-sama Diisi Mantan Komisioner KPU

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    11 September 2024 pukul 19:34 WITA

    Isran-Hadi dan Rudy-Seno saat mendaftar ke KPU Kaltim kini telah resmi membentuk tim pemenangan dan di dalamnya terdapat susunan tim pemenangan yang berlabel KPU. (Kolase oleh Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pengamat Politik dari Universitas Mulawarman, Budiman Chosiah menyoroti struktur dan komposisi dari kedua tim pemenangan, yaitu Rudy Mas’ud-Seno Aji dan Isran Noor- Hadi Mulyadi yang sudah resmi diumumkan. 

    Adapun kedua kubu tersebut mengandung elemen menarik, khususnya kehadiran mantan anggota penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

    Di kubu Isran-Hadi, misalnya, terdapat Rudiansyah, mantan Ketua KPU Kaltim, serta Imam Ardiansyah, mantan Komisioner Divisi Logistik KPU Kota Samarinda. 

    "Keberadaan mantan penyelenggara pemilu ini menunjukkan upaya mereka untuk menghadirkan pakar yang mampu menjaga ritme berdemokrasi," ujar Budiman saat dihubungi di Samarinda, Rabu (11/9/2024).

    Selain itu, Budiman mengamati bahwa kubu Isran-Hadi cenderung menggandeng tokoh-tokoh senior, sementara kubu Rudy-Seno menggabungkan tokoh senior dan junior. 

    "Setiap kubu memiliki keunggulannya masing-masing, tergantung pada bagaimana mereka memaksimalkan potensi tim pemenangan mereka," tambahnya.

    Menurut Budiman, kedua tim pemenangan memiliki kekuatan tersendiri. Kubu Rudy Mas'ud-Seno Aji diisi oleh tokoh-tokoh berpengaruh seperti Irianto Lambrie, mantan Gubernur Kalimantan Utara, serta Hasanuddin Mas'ud, Ketua DPRD Kaltim. Di pihak lain, tim pemenangan Isran-Hadi terdiri dari Syaharie Jaang, mantan Wali Kota Samarinda, dan Rizal Effendi, mantan Wali Kota Balikpapan.

    Budiman menilai bahwa kubu Rudy Mas'ud-Seno Aji memiliki dominasi yang lebih kuat. "Kubu Rudy Mas'ud-Seno Aji memiliki representasi dari tiga etnis besar, dengan Irianto Lambrie sebagai Ketua Harian Tim Pemenangan mewakili etnis Banjar, Seno Aji dari etnis Jawa, dan Rudy Mas'ud yang mewakili etnis Sulawesi atau Bugis," jabarnya.

    Meskipun jumlah anggota tim pemenangan dapat memberikan keuntungan, Budiman menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjamin kemenangan. "Basis massa tetap menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil Pilgub Kaltim," tegasnya. 

    Budiman menutup analisisnya dengan menyatakan bahwa efektivitas tim pemenangan akan sangat bergantung pada strategi dan kekuatan mobilisasi massa dari masing-masing pasangan calon.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pengamat Soroti Tim Pemenangan Isran-Hadi dan Rudy-Seno Sama-sama Diisi Mantan Komisioner KPU

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    11 September 2024 pukul 19:34 WITA

    Isran-Hadi dan Rudy-Seno saat mendaftar ke KPU Kaltim kini telah resmi membentuk tim pemenangan dan di dalamnya terdapat susunan tim pemenangan yang berlabel KPU. (Kolase oleh Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pengamat Politik dari Universitas Mulawarman, Budiman Chosiah menyoroti struktur dan komposisi dari kedua tim pemenangan, yaitu Rudy Mas’ud-Seno Aji dan Isran Noor- Hadi Mulyadi yang sudah resmi diumumkan. 

    Adapun kedua kubu tersebut mengandung elemen menarik, khususnya kehadiran mantan anggota penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

    Di kubu Isran-Hadi, misalnya, terdapat Rudiansyah, mantan Ketua KPU Kaltim, serta Imam Ardiansyah, mantan Komisioner Divisi Logistik KPU Kota Samarinda. 

    "Keberadaan mantan penyelenggara pemilu ini menunjukkan upaya mereka untuk menghadirkan pakar yang mampu menjaga ritme berdemokrasi," ujar Budiman saat dihubungi di Samarinda, Rabu (11/9/2024).

    Selain itu, Budiman mengamati bahwa kubu Isran-Hadi cenderung menggandeng tokoh-tokoh senior, sementara kubu Rudy-Seno menggabungkan tokoh senior dan junior. 

    "Setiap kubu memiliki keunggulannya masing-masing, tergantung pada bagaimana mereka memaksimalkan potensi tim pemenangan mereka," tambahnya.

    Menurut Budiman, kedua tim pemenangan memiliki kekuatan tersendiri. Kubu Rudy Mas'ud-Seno Aji diisi oleh tokoh-tokoh berpengaruh seperti Irianto Lambrie, mantan Gubernur Kalimantan Utara, serta Hasanuddin Mas'ud, Ketua DPRD Kaltim. Di pihak lain, tim pemenangan Isran-Hadi terdiri dari Syaharie Jaang, mantan Wali Kota Samarinda, dan Rizal Effendi, mantan Wali Kota Balikpapan.

    Budiman menilai bahwa kubu Rudy Mas'ud-Seno Aji memiliki dominasi yang lebih kuat. "Kubu Rudy Mas'ud-Seno Aji memiliki representasi dari tiga etnis besar, dengan Irianto Lambrie sebagai Ketua Harian Tim Pemenangan mewakili etnis Banjar, Seno Aji dari etnis Jawa, dan Rudy Mas'ud yang mewakili etnis Sulawesi atau Bugis," jabarnya.

    Meskipun jumlah anggota tim pemenangan dapat memberikan keuntungan, Budiman menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjamin kemenangan. "Basis massa tetap menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil Pilgub Kaltim," tegasnya. 

    Budiman menutup analisisnya dengan menyatakan bahwa efektivitas tim pemenangan akan sangat bergantung pada strategi dan kekuatan mobilisasi massa dari masing-masing pasangan calon.

    (Sf/Rs)