Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud (sebelah kiri) Gubernur Kaltim Terpilih, Rudy Mas’ud (Sebelah kanan). (Kolase oleh seputarfakta.com)
Samarinda - Hubungan kekerabatan antara Gubernur Kaltim Terpilih Rudy Mas'ud dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud terus menjadi perhatian publik menjelang dimulainya pemerintahan mereka.
Kekhawatiran muncul mengenai potensi terjadinya konflik kepentingan antara eksekutif dan legislatif, mengingat keduanya terikat hubungan darah dan tergabung dalam partai politik yang sama.
Sebelumnya keduanya dikonfirmasi media ini mengaku bakal menjalankan kepemimpinan dengan seprofesional mungkin.
Pengamat Politik Universitas Mulawarman, Syaiful Bachtiar, menilai bahwa meskipun narasi profesionalisme yang disampaikan oleh Hasanuddin Mas’ud mudah diungkapkan, namun implementasinya dalam menjalankan tugas pengawasan DPRD akan lebih sulit terlaksana.
Menurutnya, hubungan sedarah antara kedua pemimpin tersebut berpotensi mempengaruhi objektivitas dalam pengambilan keputusan.
"Narasi sikap profesional memang mudah. Tetapi, ketika kedua pihak memiliki hubungan sedarah, akan sangat sulit menghindari pengaruh kepentingan pribadi atau keluarga dalam setiap keputusan," ungkap Syaiful.
Syaiful juga menyoroti dominasi fraksi mayoritas di DPRD Kaltim yang berasal dari partai yang sama dengan gubernur terpilih.
Ia khawatir, kondisi ini memperbesar potensi terjadinya lobi-lobi politik yang tidak mengutamakan kepentingan rakyat.
"Dengan kekuatan di tangan ketua DPRD dan fraksi mayoritas, proses pengambilan keputusan bisa lebih terwarnai oleh kepentingan kelompok tertentu," ujarnya.
Meskipun demikian, Syaiful berharap agar kedua pemimpin ini dapat menjalankan amanah mereka dengan profesionalisme yang sejati, mengedepankan kepentingan rakyat Kaltim, serta menjaga integritas dan transparansi dalam pemerintahan.
"Sebagai pemimpin yang terpilih, mereka harus menjaga integritas dan menjaga agar proses pemerintahan tidak terdistorsi oleh kepentingan pribadi atau keluarga," tegasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud (sebelah kiri) Gubernur Kaltim Terpilih, Rudy Mas’ud (Sebelah kanan). (Kolase oleh seputarfakta.com)
Samarinda - Hubungan kekerabatan antara Gubernur Kaltim Terpilih Rudy Mas'ud dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud terus menjadi perhatian publik menjelang dimulainya pemerintahan mereka.
Kekhawatiran muncul mengenai potensi terjadinya konflik kepentingan antara eksekutif dan legislatif, mengingat keduanya terikat hubungan darah dan tergabung dalam partai politik yang sama.
Sebelumnya keduanya dikonfirmasi media ini mengaku bakal menjalankan kepemimpinan dengan seprofesional mungkin.
Pengamat Politik Universitas Mulawarman, Syaiful Bachtiar, menilai bahwa meskipun narasi profesionalisme yang disampaikan oleh Hasanuddin Mas’ud mudah diungkapkan, namun implementasinya dalam menjalankan tugas pengawasan DPRD akan lebih sulit terlaksana.
Menurutnya, hubungan sedarah antara kedua pemimpin tersebut berpotensi mempengaruhi objektivitas dalam pengambilan keputusan.
"Narasi sikap profesional memang mudah. Tetapi, ketika kedua pihak memiliki hubungan sedarah, akan sangat sulit menghindari pengaruh kepentingan pribadi atau keluarga dalam setiap keputusan," ungkap Syaiful.
Syaiful juga menyoroti dominasi fraksi mayoritas di DPRD Kaltim yang berasal dari partai yang sama dengan gubernur terpilih.
Ia khawatir, kondisi ini memperbesar potensi terjadinya lobi-lobi politik yang tidak mengutamakan kepentingan rakyat.
"Dengan kekuatan di tangan ketua DPRD dan fraksi mayoritas, proses pengambilan keputusan bisa lebih terwarnai oleh kepentingan kelompok tertentu," ujarnya.
Meskipun demikian, Syaiful berharap agar kedua pemimpin ini dapat menjalankan amanah mereka dengan profesionalisme yang sejati, mengedepankan kepentingan rakyat Kaltim, serta menjaga integritas dan transparansi dalam pemerintahan.
"Sebagai pemimpin yang terpilih, mereka harus menjaga integritas dan menjaga agar proses pemerintahan tidak terdistorsi oleh kepentingan pribadi atau keluarga," tegasnya.
(Sf/Rs)