Seputar Kaltim

    Pengamanan Natal di Balikpapan Diperketat, 837 Gereja Dijaga Aparat Gabungan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusianto
    25 Desember 2025 pukul 12:58 WITA

    Pastikan keamanan dalam pelaksanaan Natal, salah tinjauan dilakukan di Gereja Katolik Santa Theresia. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama TNI-Polri dan unsur terkait memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berlangsung aman dan tertib. Hal ini dilakukan melalui patroli serta pengecekan langsung ke sejumlah gereja, Rabu (24/12/2025) malam.

    Patroli gabungan tersebut menyasar berbagai rumah ibadah di seluruh wilayah kota, termasuk Gereja Katolik Santa Theresia yang berada di kawasan Balai Kota Balikpapan. 

    Gereja ini menjadi salah satu titik perhatian, karena pelaksanaan misa Natal berlangsung sejak malam hingga puncak perayaan keesokan harinya.

    Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro yang memimpin patroli menyampaikan bahwa secara umum situasi ibadah Natal berjalan kondusif.

    “Dari hasil pengecekan langsung dan laporan di lapangan, kegiatan ibadah Natal di Balikpapan berlangsung aman dan lancar,” ucap Irjen Pol Endar Priantoro disela pengecekan.

    Menurut Kapolda, pengamanan Natal tidak hanya difokuskan pada kehadiran personel, tetapi juga kesiapan sistem keamanan di setiap gereja. Aparat memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

    Sebanyak 837 gereja, baik besar maupun kecil, masuk dalam skema pengamanan Natal tahun ini. Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait telah disiagakan. 

    Koordinasi juga dilakukan dengan pengamanan internal gereja guna menciptakan sistem pengamanan berlapis.
    Sebagai langkah antisipasi, sterilisasi juga dilakukan di Gereja Santa Theresia sebelum misa malam Natal dimulai.

    “Kami ingin memastikan seluruh umat dapat beribadah dengan rasa aman. Sterilisasi dan pengamanan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian Natal selesai,” terangnya.

    Selain patroli, petugas turut melakukan monitoring terhadap kesiapan pos pengamanan, kelengkapan sarana pendukung, serta kesiapsiagaan personel di setiap titik ibadah. Pengamanan Natal ini sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan di Kota Balikpapan.

    Aparat mengimbau masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan berlangsung. Balikpapan sebagai kota yang tumbuh dari keberagaman terus berkomitmen menjaga keamanan dan keharmonisan warganya. 

    “Sinergi lintas sektor dalam pengamanan Natal ini menjadi wujud nyata bahwa setiap warga memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah dengan aman dan bermartabat,” paparnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pengamanan Natal di Balikpapan Diperketat, 837 Gereja Dijaga Aparat Gabungan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusianto
    25 Desember 2025 pukul 12:58 WITA

    Pastikan keamanan dalam pelaksanaan Natal, salah tinjauan dilakukan di Gereja Katolik Santa Theresia. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama TNI-Polri dan unsur terkait memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berlangsung aman dan tertib. Hal ini dilakukan melalui patroli serta pengecekan langsung ke sejumlah gereja, Rabu (24/12/2025) malam.

    Patroli gabungan tersebut menyasar berbagai rumah ibadah di seluruh wilayah kota, termasuk Gereja Katolik Santa Theresia yang berada di kawasan Balai Kota Balikpapan. 

    Gereja ini menjadi salah satu titik perhatian, karena pelaksanaan misa Natal berlangsung sejak malam hingga puncak perayaan keesokan harinya.

    Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro yang memimpin patroli menyampaikan bahwa secara umum situasi ibadah Natal berjalan kondusif.

    “Dari hasil pengecekan langsung dan laporan di lapangan, kegiatan ibadah Natal di Balikpapan berlangsung aman dan lancar,” ucap Irjen Pol Endar Priantoro disela pengecekan.

    Menurut Kapolda, pengamanan Natal tidak hanya difokuskan pada kehadiran personel, tetapi juga kesiapan sistem keamanan di setiap gereja. Aparat memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

    Sebanyak 837 gereja, baik besar maupun kecil, masuk dalam skema pengamanan Natal tahun ini. Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait telah disiagakan. 

    Koordinasi juga dilakukan dengan pengamanan internal gereja guna menciptakan sistem pengamanan berlapis.
    Sebagai langkah antisipasi, sterilisasi juga dilakukan di Gereja Santa Theresia sebelum misa malam Natal dimulai.

    “Kami ingin memastikan seluruh umat dapat beribadah dengan rasa aman. Sterilisasi dan pengamanan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian Natal selesai,” terangnya.

    Selain patroli, petugas turut melakukan monitoring terhadap kesiapan pos pengamanan, kelengkapan sarana pendukung, serta kesiapsiagaan personel di setiap titik ibadah. Pengamanan Natal ini sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan di Kota Balikpapan.

    Aparat mengimbau masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan berlangsung. Balikpapan sebagai kota yang tumbuh dari keberagaman terus berkomitmen menjaga keamanan dan keharmonisan warganya. 

    “Sinergi lintas sektor dalam pengamanan Natal ini menjadi wujud nyata bahwa setiap warga memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah dengan aman dan bermartabat,” paparnya.

    (Sf/Rs)