Cari disini...
Seputar Kaltim
Pelepasan algaka oleh pihak Bawaslu. (Foto:Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Tim gabungan yang terdiri dari Panwascam, Satpol PP, Kepolisian, dan stakeholder lainnya terus gencar menertibkan alat peraga kampanye (algaka) di berbagai titik Kota Samarinda. memasuki masa tenang hari kedua, Senin (25/11/2024), ratusan baliho dan spanduk telah berhasil diturunkan.
Ketua Panwascam Samarinda Ulu, Andri, mengatakan bahwa proses penertiban akan terus berlanjut hingga masa tenang berakhir. "Kami menargetkan seluruh algaka yang melanggar aturan akan ditertibkan," ujar Andri.
"Ada sekitar ratusan algaka yang telah kami turunkan, baik itu baliho kecil maupun baliho besar yang dipasang di tempat yang tidak diizinkan," tambah Andri.
Untuk mempercepat proses penertiban, puluhan personel gabungan dikerahkan ke seluruh wilayah Samarinda. "Kami telah membagi personel menjadi beberapa regu untuk menyisir setiap sudut kota," kata Andri.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mendapatkan bantuan crane dalam menurunkan baliho berukuran besar yang sulit dijangkau. "Kami berharap dengan bantuan alat berat, proses penertiban dapat berjalan lebih cepat dan efektif," ujarnya.
Selain penertiban algaka, Bawaslu Samarinda juga melakukan patroli secara intensif untuk memastikan tidak ada pelanggaran kampanye yang terjadi selama masa tenang. "Kami ingin memastikan bahwa proses pemilihan umum berjalan dengan adil dan transparan," tutup Andri.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pelepasan algaka oleh pihak Bawaslu. (Foto:Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Tim gabungan yang terdiri dari Panwascam, Satpol PP, Kepolisian, dan stakeholder lainnya terus gencar menertibkan alat peraga kampanye (algaka) di berbagai titik Kota Samarinda. memasuki masa tenang hari kedua, Senin (25/11/2024), ratusan baliho dan spanduk telah berhasil diturunkan.
Ketua Panwascam Samarinda Ulu, Andri, mengatakan bahwa proses penertiban akan terus berlanjut hingga masa tenang berakhir. "Kami menargetkan seluruh algaka yang melanggar aturan akan ditertibkan," ujar Andri.
"Ada sekitar ratusan algaka yang telah kami turunkan, baik itu baliho kecil maupun baliho besar yang dipasang di tempat yang tidak diizinkan," tambah Andri.
Untuk mempercepat proses penertiban, puluhan personel gabungan dikerahkan ke seluruh wilayah Samarinda. "Kami telah membagi personel menjadi beberapa regu untuk menyisir setiap sudut kota," kata Andri.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mendapatkan bantuan crane dalam menurunkan baliho berukuran besar yang sulit dijangkau. "Kami berharap dengan bantuan alat berat, proses penertiban dapat berjalan lebih cepat dan efektif," ujarnya.
Selain penertiban algaka, Bawaslu Samarinda juga melakukan patroli secara intensif untuk memastikan tidak ada pelanggaran kampanye yang terjadi selama masa tenang. "Kami ingin memastikan bahwa proses pemilihan umum berjalan dengan adil dan transparan," tutup Andri.
(Sf/Rs)