Seputar Kaltim

    Penduduk PPU Tembus 206 Ribu Jiwa, Bertambah 4 Ribu Tiap Tahun

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    04 September 2026 pukul 22:08 WITA

    Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil PPU, Dony Ariswanto. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai 206.938 jiwa pada Semester I 2026. Angka itu bertambah dibanding Semester II 2025 yang tercatat 205.456 jiwa.

    Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil PPU, Dony Ariswanto, mengatakan pertumbuhan penduduk PPU rata-rata berada di kisaran 2 persen setiap tahun atau sekitar 4.000 jiwa.

    "Jadi ada peningkatan setiap tahun, kisaran 4 ribuan. Pertumbuhannya rata-rata 2 persen," kata Dony, Jumat (4/9/2026).

    Pertambahan itu berasal dari kelahiran serta penduduk yang datang dan pindah masuk ke PPU. Kecamatan Penajam mencatat jumlah penduduk paling banyak, yakni 100.685 jiwa.

    Sepaku berada di urutan berikutnya dengan 42.966 jiwa, disusul Babulu 41.477 jiwa dan Waru 21.810 jiwa.

    Dony mengatakan, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) belum terlihat memberi pengaruh besar terhadap pertumbuhan penduduk PPU.

    "Hadirnya IKN mungkin tidak berpengaruh besar terhadap penambahan jumlah penduduk. Kalau dilihat dari peningkatan jumlah penduduk itu dari kelahiran maupun kedatangan penduduk, dan pendatang lebih banyak ke Penajam," ujarnya.

    Disdukcapil tetap mengikuti pergerakan penduduk yang masuk ke kawasan IKN. Pelayanan administrasi kependudukan pun diberikan secara daring maupun langsung.

    Bahkan, Disdukcapil PPU sebelumnya sempat membuka pelayanan di kawasan OIKN selama dua hari. Diantaranya membantu warga dalam proses kedatangan dan kepindahan.

    "Sebagian melakukan pelayanan online, sebagian datang. Dua hari melakukan pelayanan di OIKN ada saja yang kami bantu untuk proses kedatangan pindahan," kata dia.

    Dony bilang, layanan bakal dilanjutkan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) bersama OIKN. Disdukcapil juga menyiapkan tim jemput bola dan pelayanan keliling.

    "Kami akan tindak lanjuti lagi dengan MPP. Mungkin kisaran bulan depan baru bisa dieksekusi oleh teman-teman di tim jemput bola atau pelayanan keliling," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Penduduk PPU Tembus 206 Ribu Jiwa, Bertambah 4 Ribu Tiap Tahun

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    04 September 2026 pukul 22:08 WITA

    Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil PPU, Dony Ariswanto. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai 206.938 jiwa pada Semester I 2026. Angka itu bertambah dibanding Semester II 2025 yang tercatat 205.456 jiwa.

    Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil PPU, Dony Ariswanto, mengatakan pertumbuhan penduduk PPU rata-rata berada di kisaran 2 persen setiap tahun atau sekitar 4.000 jiwa.

    "Jadi ada peningkatan setiap tahun, kisaran 4 ribuan. Pertumbuhannya rata-rata 2 persen," kata Dony, Jumat (4/9/2026).

    Pertambahan itu berasal dari kelahiran serta penduduk yang datang dan pindah masuk ke PPU. Kecamatan Penajam mencatat jumlah penduduk paling banyak, yakni 100.685 jiwa.

    Sepaku berada di urutan berikutnya dengan 42.966 jiwa, disusul Babulu 41.477 jiwa dan Waru 21.810 jiwa.

    Dony mengatakan, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) belum terlihat memberi pengaruh besar terhadap pertumbuhan penduduk PPU.

    "Hadirnya IKN mungkin tidak berpengaruh besar terhadap penambahan jumlah penduduk. Kalau dilihat dari peningkatan jumlah penduduk itu dari kelahiran maupun kedatangan penduduk, dan pendatang lebih banyak ke Penajam," ujarnya.

    Disdukcapil tetap mengikuti pergerakan penduduk yang masuk ke kawasan IKN. Pelayanan administrasi kependudukan pun diberikan secara daring maupun langsung.

    Bahkan, Disdukcapil PPU sebelumnya sempat membuka pelayanan di kawasan OIKN selama dua hari. Diantaranya membantu warga dalam proses kedatangan dan kepindahan.

    "Sebagian melakukan pelayanan online, sebagian datang. Dua hari melakukan pelayanan di OIKN ada saja yang kami bantu untuk proses kedatangan pindahan," kata dia.

    Dony bilang, layanan bakal dilanjutkan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) bersama OIKN. Disdukcapil juga menyiapkan tim jemput bola dan pelayanan keliling.

    "Kami akan tindak lanjuti lagi dengan MPP. Mungkin kisaran bulan depan baru bisa dieksekusi oleh teman-teman di tim jemput bola atau pelayanan keliling," pungkasnya.

    (Sf/Rs)