Seputar Kaltim

    Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Prioritas, Pemkab Kutim Resmikan 3 Gedung TK Baru di Sangkulirang

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Halalbihalal Bupati Kutai Timur, sekaligus peresmian tiga gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Sangkulirang (17/4/2025). (foto-Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) meresmikan tiga gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Sangkulirang pada Kamis (17/4/2025). Ketiga sekolah tersebut adalah TK Negeri Pembina, TK Bustanul Athfal 1, dan TK ABA 2.

    Peresmian yang dipusatkan di halaman TK ABA 1 ini disambut antusias oleh ratusan warga, guru, dan orang tua siswa. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan fasilitas pendidikan anak usia dini.

    “Dulu, banyak TK di daerah ini masih menggunakan bangunan kayu seadanya. Sekarang, kita pastikan anak-anak bisa belajar di tempat yang aman, bersih, dan representatif,” ujar Ardiansyah.

    Gedung baru TK ABA 1 dibangun di atas lahan seluas 684 meter persegi, lengkap dengan lima ruang kelas, satu ruang guru, dan empat toilet. Proyek ini memakan waktu hampir dua tahun. Selama pembangunan berlangsung, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan meminjam gedung PKK setempat.

    Kepala TK ABA 1, Dwi Angeraini, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. “Sekarang kami memiliki fasilitas yang jauh lebih layak. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini,” kata Angeraini.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa pembangunan ini juga merupakan bagian dari kunjungan Halal Bihalal Pemkab ke wilayah Sangkulirang dan Sandaran. Selain TK, pemerintah juga menambah ruang kelas di SD Negeri 06 Sangkulirang dan tengah merancang laboratorium komputer.

    “Dengan pertumbuhan jumlah siswa, penambahan fasilitas ini menjadi kebutuhan mendesak. Kita ingin semua anak di Kutim memiliki akses pendidikan yang setara,” jelas Mulyono.

    Langkah Pemkab Kutim ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan pihak yayasan pendidikan. Mereka menilai pembangunan dari wilayah pinggiran merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Prioritas, Pemkab Kutim Resmikan 3 Gedung TK Baru di Sangkulirang

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Halalbihalal Bupati Kutai Timur, sekaligus peresmian tiga gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Sangkulirang (17/4/2025). (foto-Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) meresmikan tiga gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Sangkulirang pada Kamis (17/4/2025). Ketiga sekolah tersebut adalah TK Negeri Pembina, TK Bustanul Athfal 1, dan TK ABA 2.

    Peresmian yang dipusatkan di halaman TK ABA 1 ini disambut antusias oleh ratusan warga, guru, dan orang tua siswa. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan fasilitas pendidikan anak usia dini.

    “Dulu, banyak TK di daerah ini masih menggunakan bangunan kayu seadanya. Sekarang, kita pastikan anak-anak bisa belajar di tempat yang aman, bersih, dan representatif,” ujar Ardiansyah.

    Gedung baru TK ABA 1 dibangun di atas lahan seluas 684 meter persegi, lengkap dengan lima ruang kelas, satu ruang guru, dan empat toilet. Proyek ini memakan waktu hampir dua tahun. Selama pembangunan berlangsung, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan meminjam gedung PKK setempat.

    Kepala TK ABA 1, Dwi Angeraini, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. “Sekarang kami memiliki fasilitas yang jauh lebih layak. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini,” kata Angeraini.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa pembangunan ini juga merupakan bagian dari kunjungan Halal Bihalal Pemkab ke wilayah Sangkulirang dan Sandaran. Selain TK, pemerintah juga menambah ruang kelas di SD Negeri 06 Sangkulirang dan tengah merancang laboratorium komputer.

    “Dengan pertumbuhan jumlah siswa, penambahan fasilitas ini menjadi kebutuhan mendesak. Kita ingin semua anak di Kutim memiliki akses pendidikan yang setara,” jelas Mulyono.

    Langkah Pemkab Kutim ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan pihak yayasan pendidikan. Mereka menilai pembangunan dari wilayah pinggiran merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.

    (Sf/Rs)