Seputar Kaltim

    Pencurian Misterius di Dapur MBG Terungkap, Polres PPU Amankan 2 Pelaku

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    24 November 2025 pukul 12:16 WITA

    Dua pelaku pencurian di dapur MBG PPU saat diamankan kepolisian (Dok: Humaspolresppu)

    Penajam — Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mengungkap kasus pencurian misterius di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Gunung Seteleng dan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

    Polisi meringkus dua pelaku berinisial JH (41) dan SW (39). Kejadian bermula ketika pekerja proyek MBG di Gunung Seteleng mendapati lima roll kabel listrik hilang saat pagi hari pada 19 Oktober 2025 lalu. 

    Tak lama berselang, peristiwa serupa terulang kembali pada 15 November 2025 di lokasi berbeda, tepatnya di proyek MBG Nipah–Nipah yang kehilangan dua roll kabel listrik dan dua lampu sorot dengan total kerugian mencapai Rp7 juta.

    Aksi para pelaku yang memanfaatkan situasi sepi pada dini hari membuat kasus ini sempat menimbulkan keresahan, mengingat proyek MBG merupakan program yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.

    Unit Tipidum Sat Reskrim langsung bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi, analisa TKP dan serangkaian gelar perkara usai mendengar aksi pencurian yang cukup meresahkan tersebut.

    “Kedua tersangka JH dan SW sudah kami amankan beserta barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku telah melakukan aksi pencurian di lima lokasi berbeda. Penyidik terus melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada pelaku lain,” ungkap Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan, Senin (24/11/2025).

    Barang bukti yang berhasil disita dari tangan tersangka berupa senter kepala, gunting potong, cutter, berbagai jenis obeng, kunci pas, kabel utuh dan tembaga hasil kejahatan.

    Pengungkapan ini sekaligus memutus rangkaian aksi pencurian yang telah merugikan proyek MBG. 

    AKP Dian Kusnawan menegaskan setiap tindak kriminal yang mengganggu stabilitas pembangunan dan pelayanan masyarakat akan ditangani tanpa kompromi.

    “Kami memastikan proses hukum akan berjalan profesional dan tuntas. Tidak ada ruang bagi tindak kejahatan yang merugikan masyarakat,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pencurian Misterius di Dapur MBG Terungkap, Polres PPU Amankan 2 Pelaku

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    24 November 2025 pukul 12:16 WITA

    Dua pelaku pencurian di dapur MBG PPU saat diamankan kepolisian (Dok: Humaspolresppu)

    Penajam — Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mengungkap kasus pencurian misterius di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Gunung Seteleng dan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

    Polisi meringkus dua pelaku berinisial JH (41) dan SW (39). Kejadian bermula ketika pekerja proyek MBG di Gunung Seteleng mendapati lima roll kabel listrik hilang saat pagi hari pada 19 Oktober 2025 lalu. 

    Tak lama berselang, peristiwa serupa terulang kembali pada 15 November 2025 di lokasi berbeda, tepatnya di proyek MBG Nipah–Nipah yang kehilangan dua roll kabel listrik dan dua lampu sorot dengan total kerugian mencapai Rp7 juta.

    Aksi para pelaku yang memanfaatkan situasi sepi pada dini hari membuat kasus ini sempat menimbulkan keresahan, mengingat proyek MBG merupakan program yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.

    Unit Tipidum Sat Reskrim langsung bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi, analisa TKP dan serangkaian gelar perkara usai mendengar aksi pencurian yang cukup meresahkan tersebut.

    “Kedua tersangka JH dan SW sudah kami amankan beserta barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku telah melakukan aksi pencurian di lima lokasi berbeda. Penyidik terus melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada pelaku lain,” ungkap Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan, Senin (24/11/2025).

    Barang bukti yang berhasil disita dari tangan tersangka berupa senter kepala, gunting potong, cutter, berbagai jenis obeng, kunci pas, kabel utuh dan tembaga hasil kejahatan.

    Pengungkapan ini sekaligus memutus rangkaian aksi pencurian yang telah merugikan proyek MBG. 

    AKP Dian Kusnawan menegaskan setiap tindak kriminal yang mengganggu stabilitas pembangunan dan pelayanan masyarakat akan ditangani tanpa kompromi.

    “Kami memastikan proses hukum akan berjalan profesional dan tuntas. Tidak ada ruang bagi tindak kejahatan yang merugikan masyarakat,” tandasnya.

    (Sf/Lo)