Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Pencarian korban tenggelam hari ketiga di sungai mahakam. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pencarian korban tenggelam di sungai mahakam tepatnya dibawah Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki hari ketiga.
Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Efendi mengatakan bahwa selama proses pencarian, pihaknya fokus melakukan penyisiran diatas permukaan air dan juga melakukan pemantauan dari Tempat Perkara Kejadian (TKP) hingga radius 2 kilo meter (KM).
"Hari ini kita lakukan pemantauan sampai pal tujuh, kemungkinan akan lanjut sampai ke Loa Kulu nanti," kata Riqi Efendi Sabtu (12/10/2024).
Pihaknya juga melakukan SAR Broadcast ke kapal-kapal yang melintas terkhusus kepada kapal takboat yang bermuatan batu bara, agar dapat membantu melakukan pemantauan di area sungai mahakam.
Ia mengungkapkan, pada pencarian ketiga ini pihaknya menurunkan sebanyak 11 Alat Utama (Alut) dan beberapa tim gabungan seperti Basarnas, Satpol Air, BPBD, Disdamkar, dan Relawan. Masyarakat pun ikut andil dalam pencarian ini seperti warga dari Desa Perjiwa.
Agar pencarian lebih efektif, kata dia, tim melakukan sektorisasi atau pembagian area oprasional menjadi empat titik. Untuk sektornya sendiri, yang pertama dari pos pol air polresta Samarinda, sektor rumah tepian pandan, sektor Podsi dan sektor di sekitar Samsat.
"Kami imbau kepada warga di daerah pesisir untuk dapat ikut andil dalam pemantauan. Kalau untuk pencarian dengan cara menyelam itu cuma dilakukan di hari pertama saja, untuk hari selanjutnya kami hanya menyisir daerah air dan membaca cuaca serta arah angin," pungkasnya.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Pencarian korban tenggelam hari ketiga di sungai mahakam. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pencarian korban tenggelam di sungai mahakam tepatnya dibawah Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki hari ketiga.
Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Efendi mengatakan bahwa selama proses pencarian, pihaknya fokus melakukan penyisiran diatas permukaan air dan juga melakukan pemantauan dari Tempat Perkara Kejadian (TKP) hingga radius 2 kilo meter (KM).
"Hari ini kita lakukan pemantauan sampai pal tujuh, kemungkinan akan lanjut sampai ke Loa Kulu nanti," kata Riqi Efendi Sabtu (12/10/2024).
Pihaknya juga melakukan SAR Broadcast ke kapal-kapal yang melintas terkhusus kepada kapal takboat yang bermuatan batu bara, agar dapat membantu melakukan pemantauan di area sungai mahakam.
Ia mengungkapkan, pada pencarian ketiga ini pihaknya menurunkan sebanyak 11 Alat Utama (Alut) dan beberapa tim gabungan seperti Basarnas, Satpol Air, BPBD, Disdamkar, dan Relawan. Masyarakat pun ikut andil dalam pencarian ini seperti warga dari Desa Perjiwa.
Agar pencarian lebih efektif, kata dia, tim melakukan sektorisasi atau pembagian area oprasional menjadi empat titik. Untuk sektornya sendiri, yang pertama dari pos pol air polresta Samarinda, sektor rumah tepian pandan, sektor Podsi dan sektor di sekitar Samsat.
"Kami imbau kepada warga di daerah pesisir untuk dapat ikut andil dalam pemantauan. Kalau untuk pencarian dengan cara menyelam itu cuma dilakukan di hari pertama saja, untuk hari selanjutnya kami hanya menyisir daerah air dan membaca cuaca serta arah angin," pungkasnya.
(Sf/By)