Cari disini...
Seputar Kaltim
Proses pencarian korban diterkam buaya di Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau (foto: BPBD Paser)
Tana Paser - Pencarian korban diterkam buaya di Sungai Sangkuranai, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau dihentikan setelah tiga hari upaya pencarian oleh tim gabungan.
Dikabarkan sebelumnya seorang warga, Muhammad Helmi (36) telah diterkam buaya di Sungai Sangkuranai ketika sedang mengumpulkan hasil menjala udang.
Tim gabungan beserta masyarakat telah melakukan berbagai upaya di lapangan guna menemukan jasad korban.
Komandan Resque BPBD Paser, Marwansyah menjelaskan tim gabungan di lapangan telah melakukan pencarian di lokasi kejadian selama tiga hari.
"Upaya pencarian jasad korban telah dihentikan setelah tiga hari melakukan pencarian di lapangan," kata Marwansyah, Rabu (21/1/2026).
Selama pencarian di lapangan, pihaknya berhasil menemukan potongan tubuh korban berupa bagian badan.
Diketahui tim gabungan di lapangan telah melakukan upaya penyisiran sungai dengan radius sekitar 10 Km dari lokasi kejadian, tetapi masih tidak menemukan hasil.
Sementara pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan meminta upaya pencarian dihentikan. "Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban," tambahnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Proses pencarian korban diterkam buaya di Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau (foto: BPBD Paser)
Tana Paser - Pencarian korban diterkam buaya di Sungai Sangkuranai, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau dihentikan setelah tiga hari upaya pencarian oleh tim gabungan.
Dikabarkan sebelumnya seorang warga, Muhammad Helmi (36) telah diterkam buaya di Sungai Sangkuranai ketika sedang mengumpulkan hasil menjala udang.
Tim gabungan beserta masyarakat telah melakukan berbagai upaya di lapangan guna menemukan jasad korban.
Komandan Resque BPBD Paser, Marwansyah menjelaskan tim gabungan di lapangan telah melakukan pencarian di lokasi kejadian selama tiga hari.
"Upaya pencarian jasad korban telah dihentikan setelah tiga hari melakukan pencarian di lapangan," kata Marwansyah, Rabu (21/1/2026).
Selama pencarian di lapangan, pihaknya berhasil menemukan potongan tubuh korban berupa bagian badan.
Diketahui tim gabungan di lapangan telah melakukan upaya penyisiran sungai dengan radius sekitar 10 Km dari lokasi kejadian, tetapi masih tidak menemukan hasil.
Sementara pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan meminta upaya pencarian dihentikan. "Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban," tambahnya.
(Sf/Lo)