Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabel semrawut di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan Utara. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)
Balikpapan – Penataan kabel jaringan di Kota Balikpapan dinilai belum merata. Sejumlah kawasan masih dipenuhi kabel yang semrawut, sementara penataan yang lebih rapi baru terlihat di beberapa titik. Kondisi ini menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Puryadi.
Ia mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk terus mengupayakan penataan kabel, termasuk melalui pemindahan jaringan ke bawah tanah, agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah.
Menurutnya, penataan kabel yang sudah dilakukan di sejumlah kawasan perlu dilanjutkan secara bertahap. Pasalnya, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak jaringan kabel yang belum tertata dengan baik.
“Jadi, kami masih harus terus menanyakan dan mendorong hal itu secara berkelanjutan, terutama terkait kabel yang ditanam atau kabel bawah tanah,” ucap Puryadi kepada media, Kamis (15/10/2026).
Puryadi menyebut kawasan sekitar MT Haryono sebagai salah satu lokasi yang sudah terlihat lebih rapi. Ia juga mencontohkan kawasan Grand City yang dinilai memiliki penataan kabel lebih baik dibandingkan sejumlah wilayah lainnya.
Namun, kondisi tersebut belum mencerminkan penataan kabel secara menyeluruh di Kota Balikpapan. Di sejumlah kawasan lain, kabel masih terlihat berhamburan dan mengganggu kenyamanan visual lingkungan.
“Kalau kami lihat, Balikpapan masih sangat semrawut. Yang baru rapi di sekitar MT Haryono, sedangkan yang lain masih belum,” katanya.
Ia berharap penataan kabel dapat diperluas, sehingga tidak hanya terpusat di kawasan tertentu. Selain meningkatkan kerapian jaringan utilitas, langkah tersebut dinilai penting untuk memperindah wajah kota dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
Puryadi menegaskan, upaya penataan perlu terus dikawal agar pelaksanaannya berkelanjutan dan hasilnya dapat dirasakan di lebih banyak kawasan Balikpapan.
“Kalau yang lain-lain, saya rasa masih berhamburan dan semrawut. Dilihat mata saja tidak nyaman,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabel semrawut di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan Utara. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)
Balikpapan – Penataan kabel jaringan di Kota Balikpapan dinilai belum merata. Sejumlah kawasan masih dipenuhi kabel yang semrawut, sementara penataan yang lebih rapi baru terlihat di beberapa titik. Kondisi ini menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Puryadi.
Ia mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk terus mengupayakan penataan kabel, termasuk melalui pemindahan jaringan ke bawah tanah, agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah.
Menurutnya, penataan kabel yang sudah dilakukan di sejumlah kawasan perlu dilanjutkan secara bertahap. Pasalnya, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak jaringan kabel yang belum tertata dengan baik.
“Jadi, kami masih harus terus menanyakan dan mendorong hal itu secara berkelanjutan, terutama terkait kabel yang ditanam atau kabel bawah tanah,” ucap Puryadi kepada media, Kamis (15/10/2026).
Puryadi menyebut kawasan sekitar MT Haryono sebagai salah satu lokasi yang sudah terlihat lebih rapi. Ia juga mencontohkan kawasan Grand City yang dinilai memiliki penataan kabel lebih baik dibandingkan sejumlah wilayah lainnya.
Namun, kondisi tersebut belum mencerminkan penataan kabel secara menyeluruh di Kota Balikpapan. Di sejumlah kawasan lain, kabel masih terlihat berhamburan dan mengganggu kenyamanan visual lingkungan.
“Kalau kami lihat, Balikpapan masih sangat semrawut. Yang baru rapi di sekitar MT Haryono, sedangkan yang lain masih belum,” katanya.
Ia berharap penataan kabel dapat diperluas, sehingga tidak hanya terpusat di kawasan tertentu. Selain meningkatkan kerapian jaringan utilitas, langkah tersebut dinilai penting untuk memperindah wajah kota dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
Puryadi menegaskan, upaya penataan perlu terus dikawal agar pelaksanaannya berkelanjutan dan hasilnya dapat dirasakan di lebih banyak kawasan Balikpapan.
“Kalau yang lain-lain, saya rasa masih berhamburan dan semrawut. Dilihat mata saja tidak nyaman,” tutupnya.
(Sf/Rs)