Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Penanggulangan banjir yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan selama ini dinilai belum tepat sasaran. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono.
Menurutnya, ini dikarenkan perencanaan yang dibuat untuk menanggulangi masalah banjir belum matang. Padahal anggaran yang dialokasikan sudah cukup besar.
"Kami lihat kondisi di lapangan yang seyogyanya ditangani dari hulu ke hilir, karena bunyinya normalisasi DAS Ampal, ternyata yang dikerjakan adalah drainase MT Haryono. Ternyata DAS Ampal belum tersentuh," ucap Budiono kepada awak media, Rabu (11/4/2024).
Melihat hal itu, ia mempertanyakan seberapa besar efektivitasnya, apalagi pagu anggaran multiyears tahun 2023 kemarin mencapai Rp143 miliar.
"Artinya saya melihat LKPJ kepala daerah tahun 2023 kemarin banyak catatan, yang menurut saya dari sisi perencanaan tidak matang dan dari sisi anggaran tidak tepat sasaran, dan dari sisi manfaat kesejahteraan masih jauh dari harapan," terangnya.
Hal ini, kata Budiono ia sampaikan semata-mata untuk menuju kota Balikpapan yang lebih baik lagi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Penanggulangan banjir yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan selama ini dinilai belum tepat sasaran. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono.
Menurutnya, ini dikarenkan perencanaan yang dibuat untuk menanggulangi masalah banjir belum matang. Padahal anggaran yang dialokasikan sudah cukup besar.
"Kami lihat kondisi di lapangan yang seyogyanya ditangani dari hulu ke hilir, karena bunyinya normalisasi DAS Ampal, ternyata yang dikerjakan adalah drainase MT Haryono. Ternyata DAS Ampal belum tersentuh," ucap Budiono kepada awak media, Rabu (11/4/2024).
Melihat hal itu, ia mempertanyakan seberapa besar efektivitasnya, apalagi pagu anggaran multiyears tahun 2023 kemarin mencapai Rp143 miliar.
"Artinya saya melihat LKPJ kepala daerah tahun 2023 kemarin banyak catatan, yang menurut saya dari sisi perencanaan tidak matang dan dari sisi anggaran tidak tepat sasaran, dan dari sisi manfaat kesejahteraan masih jauh dari harapan," terangnya.
Hal ini, kata Budiono ia sampaikan semata-mata untuk menuju kota Balikpapan yang lebih baik lagi.
(Sf/Rs)