Cari disini...
Seputar Kaltim
Personel Polres Kutai Timur menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar (Foto :Polres Kutim)
Sangatta - Penanganan dampak kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur (Kutim), terus dilakukan. Polres Kutim mengerahkan puluhan personel, menyalurkan bantuan, serta memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikologis bagi warga terdampak.
Kebakaran yang terjadi pada 26 Maret 2026 tersebut dilaporkan menghanguskan sedikitnya 103 rumah warga dan berdampak pada 155 Kepala keluarga.
Sejak Sabtu (28/3/2026), Polres Kutim menurunkan sekitar 60 personel dalam Satuan Tugas (Satgas) tanggap bencana ke lokasi kejadian. Personel yang diterjunkan terdiri dari tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), Polisi Wanita (Polwan), serta unsur pejabat utama.
Di lapangan, tim Dokkes membuka layanan pengobatan gratis bagi masyarakat, sementara Polwan melaksanakan trauma healing, khususnya kepada anak-anak yang terdampak kebakaran.
Selain itu, ratusan paket bantuan sembako juga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto bersama Bupati Kutim turut meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu (29/3/2026) untuk melihat kondisi warga serta memastikan penanganan berjalan.
AKBP Fauzan mengatakan, pengerahan personel dilakukan untuk membantu penanganan dampak kebakaran, termasuk pada tahap pemulihan.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan dalam penanganan lanjutan.
“Kami bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk membantu warga, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun pemulihan pascakejadian,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Personel Polres Kutai Timur menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar (Foto :Polres Kutim)
Sangatta - Penanganan dampak kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur (Kutim), terus dilakukan. Polres Kutim mengerahkan puluhan personel, menyalurkan bantuan, serta memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikologis bagi warga terdampak.
Kebakaran yang terjadi pada 26 Maret 2026 tersebut dilaporkan menghanguskan sedikitnya 103 rumah warga dan berdampak pada 155 Kepala keluarga.
Sejak Sabtu (28/3/2026), Polres Kutim menurunkan sekitar 60 personel dalam Satuan Tugas (Satgas) tanggap bencana ke lokasi kejadian. Personel yang diterjunkan terdiri dari tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), Polisi Wanita (Polwan), serta unsur pejabat utama.
Di lapangan, tim Dokkes membuka layanan pengobatan gratis bagi masyarakat, sementara Polwan melaksanakan trauma healing, khususnya kepada anak-anak yang terdampak kebakaran.
Selain itu, ratusan paket bantuan sembako juga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto bersama Bupati Kutim turut meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu (29/3/2026) untuk melihat kondisi warga serta memastikan penanganan berjalan.
AKBP Fauzan mengatakan, pengerahan personel dilakukan untuk membantu penanganan dampak kebakaran, termasuk pada tahap pemulihan.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan dalam penanganan lanjutan.
“Kami bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk membantu warga, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun pemulihan pascakejadian,” tutupnya.
(Sf/Rs)