Seputar Kaltim

    Penanganan Anjal di Balikpapan Terkendala Sarana Prasarananya

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    05 Januari 2024 pukul 17:32 WITA

    Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan Edy Gunawan. (Foto:Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Persoalan anak jalanan (Anjal) di Kota Balikpalan masih menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

    Sebab sampai kini, fasilitas sarana prasarana penampungan sementara juga belum terpenuhi.Ini yang menjadi kendala dan tidak maksimalnya penanganan anjal yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Balikpapan.

    Berdasarkan pantauan dilapangan, anjal seperti pengamen dan pengemis masih sangat mudah ditemui di pusat kota, salah satunya di kawasan Cafe Melawai, Balikpapan Kota hingga perempatan lampu merah.

    Kepala Dinsos Balikpapan, Edy Gunawan mengakui hanya bisa melakukan pendataan saja, sementara untuk penanganan masih terkendala fasilitasnya.

    "Cuma permasalahannya kami tidak punya rumah sarana prasarana untuk anjal ini. Palingan kami arahkan dan melakukan pendataan saja," ucapnya, Jumat (5/1/2024).

    Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balikpapan dalam hal penertiban anjal di Balikpapan.

    "Jadi memang harus ada tempat yang strategis dalam penanganan anjal, jika tidak maka akan seperti ini terus," akunya.

    Sejumlah anjal dan lainnya yang berhasil ditertibkan hanya mengandalkan rumah Tagana sebagai tempat pembinaan dan pendataan. Setelah itu dikembalikan kepada orangtua maupun keluarga.

    "Kami berharap rencana pengadaan rumah penampungan sementara khusus anjal bisa terealisasi tahun ini, sehingga tidak ada lagi Anjal yang berkeliaran dan mengganggu estetika kota Balikpapan," harapannya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Penanganan Anjal di Balikpapan Terkendala Sarana Prasarananya

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    05 Januari 2024 pukul 17:32 WITA

    Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan Edy Gunawan. (Foto:Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Persoalan anak jalanan (Anjal) di Kota Balikpalan masih menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

    Sebab sampai kini, fasilitas sarana prasarana penampungan sementara juga belum terpenuhi.Ini yang menjadi kendala dan tidak maksimalnya penanganan anjal yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Balikpapan.

    Berdasarkan pantauan dilapangan, anjal seperti pengamen dan pengemis masih sangat mudah ditemui di pusat kota, salah satunya di kawasan Cafe Melawai, Balikpapan Kota hingga perempatan lampu merah.

    Kepala Dinsos Balikpapan, Edy Gunawan mengakui hanya bisa melakukan pendataan saja, sementara untuk penanganan masih terkendala fasilitasnya.

    "Cuma permasalahannya kami tidak punya rumah sarana prasarana untuk anjal ini. Palingan kami arahkan dan melakukan pendataan saja," ucapnya, Jumat (5/1/2024).

    Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balikpapan dalam hal penertiban anjal di Balikpapan.

    "Jadi memang harus ada tempat yang strategis dalam penanganan anjal, jika tidak maka akan seperti ini terus," akunya.

    Sejumlah anjal dan lainnya yang berhasil ditertibkan hanya mengandalkan rumah Tagana sebagai tempat pembinaan dan pendataan. Setelah itu dikembalikan kepada orangtua maupun keluarga.

    "Kami berharap rencana pengadaan rumah penampungan sementara khusus anjal bisa terealisasi tahun ini, sehingga tidak ada lagi Anjal yang berkeliaran dan mengganggu estetika kota Balikpapan," harapannya.

    (Sf/By)