Seputar Kaltim

    Pemulangan Jemaah Haji Berau Berlangsung Bertahap, 212 Orang Tiba Akhir Juni 2026

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 Juni 2026 pukul 15:51 WITA

    Dok. Suasana saat penyambutan jemaah haji di Bandara Kalimarau Berau 2025. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Proses kepulangan 215 jemaah haji asal Kabupaten Berau 2026 mulai dilakukan secara bertahap. Pemulangan tersebut pun dijadwalkan dalam empat kelompok terbang (kloter) hingga akhir Juni mendatang.

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau, Hindun Nahdiani, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap seluruh jemaah selama berada di Tanah Suci. Pemantauan dilakukan melalui koordinasi dengan petugas haji serta grup komunikasi yang terhubung langsung dengan para jemaah.

    "Pemulangan pertama telah dilakukan melalui Kloter tiga yang membawa dua jemaah asal Berau. Selanjutnya, rombongan terbesar yang berjumlah 212 jemaah dijadwalkan tiba di Bandara Kalimarau pada 27 Juni 2026," ujar Hindun.

    Sementara itu, dirinya mengatakan dua jemaah lainnya akan dipulangkan melalui Kloter 16 dan Kloter 17 yang diperkirakan tiba pada 30 Juni. Masing-masing kloter tersebut membawa satu jemaah asal Berau. Menurutnya, terdapat perubahan jadwal penerbangan yang membuat jemaah pada Kloter 17 diperkirakan tiba lebih dahulu dibandingkan Kloter 16.

    "Kemarin itu Kloter 17 dimajukan, jadi dia lebih dulu dari kloter 16. Kemungkinan di 30 Juni juga, tetapi mungkin pagi," katanya.

    Ia menyampaikan, perbedaan kloter keberangkatan maupun kepulangan merupakan konsekuensi dari penyesuaian yang dilakukan saat proses pemberangkatan. Beberapa calon jemaah yang semula dijadwalkan berangkat bersama rombongan utama harus ditunda karena kondisi kesehatan.

    "Saat terdapat kursi kosong akibat jemaah yang berhalangan berangkat, kursi tersebut langsung diisi oleh jemaah cadangan yang telah memenuhi persyaratan dan menyatakan siap, maka langsung diberangkatkan bersama kloter terdekat yang tersedia," terangnya.

    Oleh karena itu, untuk menyambut kepulangan rombongan terbesar, Pemerintah Kabupaten Berau bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau tengah mempersiapkan agenda penyambutan di Bandara Kalimarau. Rencananya, penyambutan akan dihadiri oleh Bupati Berau, meski teknis pelaksanaannya masih menunggu hasil rapat koordinasi.

    "Kami berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Berau dalam keadaan sehat setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci," tandas Hindun.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemulangan Jemaah Haji Berau Berlangsung Bertahap, 212 Orang Tiba Akhir Juni 2026

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 Juni 2026 pukul 15:51 WITA

    Dok. Suasana saat penyambutan jemaah haji di Bandara Kalimarau Berau 2025. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Proses kepulangan 215 jemaah haji asal Kabupaten Berau 2026 mulai dilakukan secara bertahap. Pemulangan tersebut pun dijadwalkan dalam empat kelompok terbang (kloter) hingga akhir Juni mendatang.

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau, Hindun Nahdiani, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap seluruh jemaah selama berada di Tanah Suci. Pemantauan dilakukan melalui koordinasi dengan petugas haji serta grup komunikasi yang terhubung langsung dengan para jemaah.

    "Pemulangan pertama telah dilakukan melalui Kloter tiga yang membawa dua jemaah asal Berau. Selanjutnya, rombongan terbesar yang berjumlah 212 jemaah dijadwalkan tiba di Bandara Kalimarau pada 27 Juni 2026," ujar Hindun.

    Sementara itu, dirinya mengatakan dua jemaah lainnya akan dipulangkan melalui Kloter 16 dan Kloter 17 yang diperkirakan tiba pada 30 Juni. Masing-masing kloter tersebut membawa satu jemaah asal Berau. Menurutnya, terdapat perubahan jadwal penerbangan yang membuat jemaah pada Kloter 17 diperkirakan tiba lebih dahulu dibandingkan Kloter 16.

    "Kemarin itu Kloter 17 dimajukan, jadi dia lebih dulu dari kloter 16. Kemungkinan di 30 Juni juga, tetapi mungkin pagi," katanya.

    Ia menyampaikan, perbedaan kloter keberangkatan maupun kepulangan merupakan konsekuensi dari penyesuaian yang dilakukan saat proses pemberangkatan. Beberapa calon jemaah yang semula dijadwalkan berangkat bersama rombongan utama harus ditunda karena kondisi kesehatan.

    "Saat terdapat kursi kosong akibat jemaah yang berhalangan berangkat, kursi tersebut langsung diisi oleh jemaah cadangan yang telah memenuhi persyaratan dan menyatakan siap, maka langsung diberangkatkan bersama kloter terdekat yang tersedia," terangnya.

    Oleh karena itu, untuk menyambut kepulangan rombongan terbesar, Pemerintah Kabupaten Berau bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau tengah mempersiapkan agenda penyambutan di Bandara Kalimarau. Rencananya, penyambutan akan dihadiri oleh Bupati Berau, meski teknis pelaksanaannya masih menunggu hasil rapat koordinasi.

    "Kami berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Berau dalam keadaan sehat setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci," tandas Hindun.

    (Sf/Rs)