Seputar Kaltim

    Pemprov Kaltim Optimistis Capai Target 85,7 Persen Kemantapan Jalan Provinsi

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2025 pukul 19:53 WITA

    Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PERA Kaltim, Hariadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kalimantan Timur optimistis dapat mencapai target kemantapan jalan provinsi sebesar 85,7 persen di tahun 2025. 

    Target ini meningkat dari realisasi tahun 2024 yang telah mencapai 82 persen.

    Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PERA Kaltim, Hariadi, menjelaskan bahwa peningkatan kemantapan jalan ini menjadi prioritas utama pemerintah provinsi. 

    Untuk mencapai target tersebut, setidaknya 34,7 kilometer jalan provinsi harus diperbaiki, yang setara dengan peningkatan 3,7 persen dari realisasi tahun sebelumnya.

    "Untuk menambah 1 persen kemantapan, kita harus memperbaiki 9,38 kilometer jalan. Jika target kita naik 3,7 persen tahun ini, artinya kita harus menyelesaikan perbaikan sepanjang 34,7 kilometer," ujar Hariadi.

    Hariadi menambahkan, target kemantapan jalan hanya berlaku untuk jalan yang sudah berstatus resmi, bukan jalan non-status atau jalan baru yang belum terukur. 

    "Pembangunan jalan non-status tidak termasuk target kemantapan jalan. Itu karena jalannya masih tanah dan belum terukur secara resmi," tegasnya.

    Beberapa ruas jalan yang menjadi fokus utama perbaikan tahun ini berada di jalur vital Kutai Timur menuju Berau, yaitu:

     

    Simpang Empat Kaliorang - Batas Berau.

    Batas Kutai Timur - Talisayan.

    Talisayan - Tanjung Redeb.

     

    "Kami menargetkan ruas Talisayan - Tanjung Redeb bisa tuntas tahun ini. Sementara yang lain masih dalam pengerjaan," imbuhnya.

    Selain ruas Kutai Timur-Berau, perbaikan juga dilakukan di jalur Dondang-Samboja dan Muara Badak-Bontang. 

    Pembangunan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan konektivitas antar daerah.

    Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan Jalan Tering-Ujoh Bilang yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu tidak termasuk dalam target kemantapan jalan provinsi. 

    Apalagi pembangunan jalan tersebut dilakukan secara kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).

    Dengan alokasi dana yang memadai, Hariadi meyakini target kemantapan jalan provinsi tahun 2025 dapat tercapai. 

    "Kami optimis bisa mencapai target tersebut," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemprov Kaltim Optimistis Capai Target 85,7 Persen Kemantapan Jalan Provinsi

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2025 pukul 19:53 WITA

    Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PERA Kaltim, Hariadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kalimantan Timur optimistis dapat mencapai target kemantapan jalan provinsi sebesar 85,7 persen di tahun 2025. 

    Target ini meningkat dari realisasi tahun 2024 yang telah mencapai 82 persen.

    Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PERA Kaltim, Hariadi, menjelaskan bahwa peningkatan kemantapan jalan ini menjadi prioritas utama pemerintah provinsi. 

    Untuk mencapai target tersebut, setidaknya 34,7 kilometer jalan provinsi harus diperbaiki, yang setara dengan peningkatan 3,7 persen dari realisasi tahun sebelumnya.

    "Untuk menambah 1 persen kemantapan, kita harus memperbaiki 9,38 kilometer jalan. Jika target kita naik 3,7 persen tahun ini, artinya kita harus menyelesaikan perbaikan sepanjang 34,7 kilometer," ujar Hariadi.

    Hariadi menambahkan, target kemantapan jalan hanya berlaku untuk jalan yang sudah berstatus resmi, bukan jalan non-status atau jalan baru yang belum terukur. 

    "Pembangunan jalan non-status tidak termasuk target kemantapan jalan. Itu karena jalannya masih tanah dan belum terukur secara resmi," tegasnya.

    Beberapa ruas jalan yang menjadi fokus utama perbaikan tahun ini berada di jalur vital Kutai Timur menuju Berau, yaitu:

     

    Simpang Empat Kaliorang - Batas Berau.

    Batas Kutai Timur - Talisayan.

    Talisayan - Tanjung Redeb.

     

    "Kami menargetkan ruas Talisayan - Tanjung Redeb bisa tuntas tahun ini. Sementara yang lain masih dalam pengerjaan," imbuhnya.

    Selain ruas Kutai Timur-Berau, perbaikan juga dilakukan di jalur Dondang-Samboja dan Muara Badak-Bontang. 

    Pembangunan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan konektivitas antar daerah.

    Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan Jalan Tering-Ujoh Bilang yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu tidak termasuk dalam target kemantapan jalan provinsi. 

    Apalagi pembangunan jalan tersebut dilakukan secara kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).

    Dengan alokasi dana yang memadai, Hariadi meyakini target kemantapan jalan provinsi tahun 2025 dapat tercapai. 

    "Kami optimis bisa mencapai target tersebut," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)