Pemprov Kaltim Kirim 37 Relawan ke Aceh Tamiang, Pastikan Tim Sudah Teruji Tangani Bencana Skala Besar di Palu hingga NTB

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    17 Desember 2025 04:47 WIB

    Pelepasan tim peduli Kaltim terhadap bencana di Aceh. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara resmi melepas tim relawan kemanusiaan untuk membantu penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

    Bukan sekadar mengirimkan bantuan logistik, Pemprov Kaltim memastikan sumber daya manusia (SDM) yang diberangkatkan merupakan tenaga ahli yang memiliki jam terbang tinggi dalam menangani bencana skala besar di Indonesia.

    Sebanyak 37 relawan yang tergabung dalam tim Kaltim Peduli ini dipastikan memiliki rekam jejak mumpuni di lapangan.

    Ketua Tim Relawan Kaltim Peduli, Sugeng Riyanto, menegaskan bahwa personel yang dikirim bukanlah orang baru dalam dunia kebencanaan. Mereka sebelumnya telah terjun langsung dalam berbagai misi kemanusiaan nasional.

    "Untuk kesiapannya, alhamdulillah, semuanya itu sudah teruji. Mereka sudah pernah mengikuti beberapa penanganan bencana, seperti waktu di Palu, waktu di NTB, waktu di Aceh, dan lain sebagainya," ungkap Sugeng saat ditemui di sela-sela pelepasan tim, Rabu (17/12/2025).

    Sugeng merinci, komposisi tim yang solid ini terdiri dari berbagai unsur vital yang saling melengkapi.

    Di sektor kesehatan, terdapat lima dokter, satu analis, satu apoteker, dan tujuh perawat yang siap memberikan pelayanan medis.

    Sementara itu, tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) menerjunkan 15 personel andalan.

    Kekuatan tim juga ditambah delapan personel dari BPBD yang terdiri dari tim administrasi, pelaporan media, dan empat orang tim rescue khusus.

    "Artinya mereka sudah berpengalaman melakukan penanganan. Baik itu Tagana yang fokus di dapur umum, maupun teman-teman medis yang berkaitan dengan kesehatan," tambahnya.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, yang melepas langsung keberangkatan tim ini, menjelaskan bahwa para relawan akan bertugas selama kurang lebih 10 hari.

    Sri memastikan koordinasi di lapangan akan berjalan lancar berkat adanya Tim Aju (tim pendahulu) yang sudah lebih dulu tiba di lokasi bencana.

    "Tim Aju sudah datang ke sana dan melaporkan rencana kedatangan kita. Hari ini tim relawan yang berjumlah 37 orang, terdiri dari Rescue, Tim Kesehatan, dan juga Tim Tagana resmi bergabung dengan petugas di Posko Kabupaten Aceh Tamiang," jelas Sri Wahyuni.

    Mengenai pembagian tugas, Sri menyebutkan bahwa strategi penanganan sudah dipetakan dengan matang berdasarkan kebutuhan di lokasi.

    Berdasarkan laporan tim pendahulu, Aceh Tamiang saat ini sangat membutuhkan tenaga bantuan operasional.

    Oleh karena itu, tim Tagana Kaltim difokuskan untuk membantu operasional dapur umum, sementara tim Rescue dan Kesehatan akan berkolaborasi langsung dengan tim lokal setempat.

    Misi kemanusiaan ini didanai melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan ke badan penanggulangan bencana.

    Selain mengirimkan personel, Sri Wahyuni menyebut bahwa Pemprov Kaltim, sesuai arahan Gubernur, juga telah menyalurkan bantuan tunai kepada tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Menutup keterangannya, Sugeng meminta doa restu dari masyarakat Kaltim agar misi ini berjalan lancar.

    "Kami sudah siap untuk bisa melakukan pelayanan yang terbaik dan membawa nama baik Provinsi Kalimantan Timur," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Pemprov Kaltim Kirim 37 Relawan ke Aceh Tamiang, Pastikan Tim Sudah Teruji Tangani Bencana Skala Besar di Palu hingga NTB

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    17 Desember 2025 04:47 WIB

    Pelepasan tim peduli Kaltim terhadap bencana di Aceh. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara resmi melepas tim relawan kemanusiaan untuk membantu penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

    Bukan sekadar mengirimkan bantuan logistik, Pemprov Kaltim memastikan sumber daya manusia (SDM) yang diberangkatkan merupakan tenaga ahli yang memiliki jam terbang tinggi dalam menangani bencana skala besar di Indonesia.

    Sebanyak 37 relawan yang tergabung dalam tim Kaltim Peduli ini dipastikan memiliki rekam jejak mumpuni di lapangan.

    Ketua Tim Relawan Kaltim Peduli, Sugeng Riyanto, menegaskan bahwa personel yang dikirim bukanlah orang baru dalam dunia kebencanaan. Mereka sebelumnya telah terjun langsung dalam berbagai misi kemanusiaan nasional.

    "Untuk kesiapannya, alhamdulillah, semuanya itu sudah teruji. Mereka sudah pernah mengikuti beberapa penanganan bencana, seperti waktu di Palu, waktu di NTB, waktu di Aceh, dan lain sebagainya," ungkap Sugeng saat ditemui di sela-sela pelepasan tim, Rabu (17/12/2025).

    Sugeng merinci, komposisi tim yang solid ini terdiri dari berbagai unsur vital yang saling melengkapi.

    Di sektor kesehatan, terdapat lima dokter, satu analis, satu apoteker, dan tujuh perawat yang siap memberikan pelayanan medis.

    Sementara itu, tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) menerjunkan 15 personel andalan.

    Kekuatan tim juga ditambah delapan personel dari BPBD yang terdiri dari tim administrasi, pelaporan media, dan empat orang tim rescue khusus.

    "Artinya mereka sudah berpengalaman melakukan penanganan. Baik itu Tagana yang fokus di dapur umum, maupun teman-teman medis yang berkaitan dengan kesehatan," tambahnya.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, yang melepas langsung keberangkatan tim ini, menjelaskan bahwa para relawan akan bertugas selama kurang lebih 10 hari.

    Sri memastikan koordinasi di lapangan akan berjalan lancar berkat adanya Tim Aju (tim pendahulu) yang sudah lebih dulu tiba di lokasi bencana.

    "Tim Aju sudah datang ke sana dan melaporkan rencana kedatangan kita. Hari ini tim relawan yang berjumlah 37 orang, terdiri dari Rescue, Tim Kesehatan, dan juga Tim Tagana resmi bergabung dengan petugas di Posko Kabupaten Aceh Tamiang," jelas Sri Wahyuni.

    Mengenai pembagian tugas, Sri menyebutkan bahwa strategi penanganan sudah dipetakan dengan matang berdasarkan kebutuhan di lokasi.

    Berdasarkan laporan tim pendahulu, Aceh Tamiang saat ini sangat membutuhkan tenaga bantuan operasional.

    Oleh karena itu, tim Tagana Kaltim difokuskan untuk membantu operasional dapur umum, sementara tim Rescue dan Kesehatan akan berkolaborasi langsung dengan tim lokal setempat.

    Misi kemanusiaan ini didanai melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan ke badan penanggulangan bencana.

    Selain mengirimkan personel, Sri Wahyuni menyebut bahwa Pemprov Kaltim, sesuai arahan Gubernur, juga telah menyalurkan bantuan tunai kepada tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Menutup keterangannya, Sugeng meminta doa restu dari masyarakat Kaltim agar misi ini berjalan lancar.

    "Kami sudah siap untuk bisa melakukan pelayanan yang terbaik dan membawa nama baik Provinsi Kalimantan Timur," pungkasnya.

    (Sf/Rs)