Seputar Kaltim

    Pemprov Kaltim Gelontorkan Rp120 Miliar untuk Perbaiki Jalan di Mahulu

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    17 Januari 2025 pukul 19:24 WITA

    Mobil Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik saat melintasi jalan di Mahakam Ulu. (Foto: DokumentasiPribadi/seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai serius meningkatkan konektivitas di seluruh wilayah, termasuk Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). 

    Dibuktikannya dengan alokasi anggaran sebesar Rp120 miliar pada tahun anggaran 2025 khusus untuk peningkatan kemantapan jalan di Mahulu.

    Apalagi hinggi kini secara keseluruhan total panjang jalan nasional di Kaltim sekitar 1.800 kilometer dengan kondisi kemantapan mencapai 88 persen pada 2024. 

    Selain itu, kondisi kemantapan jalan provinsi saat ini baru mencapai 82 persen. Artinya, masih ada 18 persen yang perlu ditingkatkan, termasuk di Mahulu

    Baru-baru ini Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, secara langsung meninjau kondisi jalan di Mahulu dan menyaksikan kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat infrastruktur jalan yang belum memadai.

    "Kondisi jalan di Kaltim memang masih banyak yang perlu diperbaiki. Di Mahulu, misalnya, saya melihat langsung bagaimana sulitnya akses jalan," ujar Akmal Malik usai kunjungan kerja ke Mahulu, Kamis (16/1/2025).

    Akmal menjelaskan bahwa alokasi anggaran yang besar ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya adalah aksesibilitas jalan. 

    "Infrastruktur jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

    Pj Gubernur Kaltim juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan semua pemangku kepentingan dalam membangun infrastruktur. 

    "Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Semua pihak harus bersinergi untuk mencapai tujuan yang sama," tegas Akmal.

    Ia berharap dengan adanya alokasi anggaran yang signifikan ini, kondisi jalan di Mahulu dapat segera diperbaiki. 

    Pembangunan infrastruktur di Mahulu bukan hanya sekedar proyek fisik, tetapi juga merupakan investasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

    "Kami ingin memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan proyek ini," pungkas Akmal.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemprov Kaltim Gelontorkan Rp120 Miliar untuk Perbaiki Jalan di Mahulu

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    17 Januari 2025 pukul 19:24 WITA

    Mobil Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik saat melintasi jalan di Mahakam Ulu. (Foto: DokumentasiPribadi/seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai serius meningkatkan konektivitas di seluruh wilayah, termasuk Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). 

    Dibuktikannya dengan alokasi anggaran sebesar Rp120 miliar pada tahun anggaran 2025 khusus untuk peningkatan kemantapan jalan di Mahulu.

    Apalagi hinggi kini secara keseluruhan total panjang jalan nasional di Kaltim sekitar 1.800 kilometer dengan kondisi kemantapan mencapai 88 persen pada 2024. 

    Selain itu, kondisi kemantapan jalan provinsi saat ini baru mencapai 82 persen. Artinya, masih ada 18 persen yang perlu ditingkatkan, termasuk di Mahulu

    Baru-baru ini Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, secara langsung meninjau kondisi jalan di Mahulu dan menyaksikan kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat infrastruktur jalan yang belum memadai.

    "Kondisi jalan di Kaltim memang masih banyak yang perlu diperbaiki. Di Mahulu, misalnya, saya melihat langsung bagaimana sulitnya akses jalan," ujar Akmal Malik usai kunjungan kerja ke Mahulu, Kamis (16/1/2025).

    Akmal menjelaskan bahwa alokasi anggaran yang besar ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya adalah aksesibilitas jalan. 

    "Infrastruktur jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

    Pj Gubernur Kaltim juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan semua pemangku kepentingan dalam membangun infrastruktur. 

    "Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Semua pihak harus bersinergi untuk mencapai tujuan yang sama," tegas Akmal.

    Ia berharap dengan adanya alokasi anggaran yang signifikan ini, kondisi jalan di Mahulu dapat segera diperbaiki. 

    Pembangunan infrastruktur di Mahulu bukan hanya sekedar proyek fisik, tetapi juga merupakan investasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

    "Kami ingin memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan proyek ini," pungkas Akmal.

    (Sf/Rs)