Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mempersiapkan pembentukan Badan Pengelola Pendidikan Gratis sebagai realisasi janji program pendidikan gratis alias Gratispol.
Program ini akan mencakup jenjang pendidikan SMA hingga S3, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kaltim.
Pendidikan gratis kini masih menunggu pengesahan Peraturan Gubernur (Pergub) yang telah memasuki tahap finalisasi dan menunggu penandatanganan oleh Gubernur.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang ditugaskan dalam mengawal ini mengungkapkan bahwa badan ini akan bertanggung jawab langsung kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
Tugasnya untuk memastikan efektivitas pengelolaan, tim yang akan mengelola pendidikan diisi oleh para profesional yang memiliki keahlian di bidang pendidikan dan keuangan.
"Kami akan segera membentuk badan pengelola pendidikan gratis yang bertanggung jawab pada SKPD. Komposisinya bisa dari tim transisi atau ditambah orang luar yang punya kompetensi di bidangnya," ujar Seno Aji di Paripurna DPRD Kaltim di Samarinda, Jum’at (14/3/2025).
Sama seperti pemerintahan sebelumnya, program serupa Beasiswa Kaltim dikelola oleh Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur (BP-BKT) yang dipimpin oleh Iman Hidayat.
Seno Aji menyatakan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan apakah akan menggunakan struktur yang sama atau melakukan perubahan dalam kepemimpinan badan baru ini.
Saat ini, Pergub Gratispol telah mencapai tahap akhir dan tinggal menunggu tanda tangan Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, yang sedang menjalankan ibadah umroh.
"Pergub akan ditandatangani setelah gubernur kembali (umroh), kemungkinan setelah lebaran," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mempersiapkan pembentukan Badan Pengelola Pendidikan Gratis sebagai realisasi janji program pendidikan gratis alias Gratispol.
Program ini akan mencakup jenjang pendidikan SMA hingga S3, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kaltim.
Pendidikan gratis kini masih menunggu pengesahan Peraturan Gubernur (Pergub) yang telah memasuki tahap finalisasi dan menunggu penandatanganan oleh Gubernur.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang ditugaskan dalam mengawal ini mengungkapkan bahwa badan ini akan bertanggung jawab langsung kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
Tugasnya untuk memastikan efektivitas pengelolaan, tim yang akan mengelola pendidikan diisi oleh para profesional yang memiliki keahlian di bidang pendidikan dan keuangan.
"Kami akan segera membentuk badan pengelola pendidikan gratis yang bertanggung jawab pada SKPD. Komposisinya bisa dari tim transisi atau ditambah orang luar yang punya kompetensi di bidangnya," ujar Seno Aji di Paripurna DPRD Kaltim di Samarinda, Jum’at (14/3/2025).
Sama seperti pemerintahan sebelumnya, program serupa Beasiswa Kaltim dikelola oleh Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur (BP-BKT) yang dipimpin oleh Iman Hidayat.
Seno Aji menyatakan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan apakah akan menggunakan struktur yang sama atau melakukan perubahan dalam kepemimpinan badan baru ini.
Saat ini, Pergub Gratispol telah mencapai tahap akhir dan tinggal menunggu tanda tangan Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, yang sedang menjalankan ibadah umroh.
"Pergub akan ditandatangani setelah gubernur kembali (umroh), kemungkinan setelah lebaran," pungkasnya.
(Sf/Rs)