Cari disini...
Seputar Kaltim
Wai Kota Samarinda, Andi Harun (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menggaungkan pengadaan transportasi umum di Kota Samarinda.
Hanya saja, proyek kendaraan massal ini baru akan direalisasikan pada 2027 mendatang. Wali Kota Samrinda, Andi Harun menegaskan tahapan perencanaan kendaraan umum tersebut baru akan dimulai pada 2026 nanti. Sedangkan untuk realisasi pengadaannya akan dijadwalkan di tahun selanjutnya.
"Perencanaannya akan disusun di 2026, jadi masih jauh untuk rencana penerapan transportasi massal di Samarinda," ungkap Andi Harun, Sabtu (30/8/2025).
Meskipun pemerintah sudah sangat serius menggagas penerapan transportasi massal di Samarinda, tetapi masih banyak pertimbangan dan perlu pengkajian mendalam sebelum direalisasikan.
Ia memastikan pemerintah serius mendorong gagasan transportasi massal sebagai solusi kemacetan. Namun dirinya meminta semua pihak memahami bahwa proyek tersebut membutuhkan kajian matang.
"Memang transportasi umum upaya jitu mengurai macet, hanya kita harus memantapkan perencanaannya terlebih dahulu tahun depan," paparnya.
Lebih lanjut, untuk pengalokasian anggaran, ia belum bisa memastikan berapa jumlah yang akan digelontorkan nantinya. Sebab seluruh rencana kegiatan baru akan dibahas 2026 mendatang.
"Kalau masalah anggaran itu belum. Baru akan dibahas nanti di tahun depan," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wai Kota Samarinda, Andi Harun (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menggaungkan pengadaan transportasi umum di Kota Samarinda.
Hanya saja, proyek kendaraan massal ini baru akan direalisasikan pada 2027 mendatang. Wali Kota Samrinda, Andi Harun menegaskan tahapan perencanaan kendaraan umum tersebut baru akan dimulai pada 2026 nanti. Sedangkan untuk realisasi pengadaannya akan dijadwalkan di tahun selanjutnya.
"Perencanaannya akan disusun di 2026, jadi masih jauh untuk rencana penerapan transportasi massal di Samarinda," ungkap Andi Harun, Sabtu (30/8/2025).
Meskipun pemerintah sudah sangat serius menggagas penerapan transportasi massal di Samarinda, tetapi masih banyak pertimbangan dan perlu pengkajian mendalam sebelum direalisasikan.
Ia memastikan pemerintah serius mendorong gagasan transportasi massal sebagai solusi kemacetan. Namun dirinya meminta semua pihak memahami bahwa proyek tersebut membutuhkan kajian matang.
"Memang transportasi umum upaya jitu mengurai macet, hanya kita harus memantapkan perencanaannya terlebih dahulu tahun depan," paparnya.
Lebih lanjut, untuk pengalokasian anggaran, ia belum bisa memastikan berapa jumlah yang akan digelontorkan nantinya. Sebab seluruh rencana kegiatan baru akan dibahas 2026 mendatang.
"Kalau masalah anggaran itu belum. Baru akan dibahas nanti di tahun depan," pungkasnya.
(Sf/Lo)