Cari disini...
Seputar Kaltim
Penyampaian Hasil Verifikasi Lapangan Kunjungan (VLK) Evaluasi Kota Layak Anak Tahun 2023. (Foto: istimewa)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkor) Samarinda menargetkan status KLA Kota Samarinda yang kini menyandang kategori madya bisa meningkat ke utama di 2023 ini.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda, Deasy Avriani telah mendapatkan tantangan untuk menaikkan status KLA tingkat utama dari Pemprov Kaltim.
Hal ini selaras dengan hasil Verifikasi Lapangan Kunjungan (VLK) yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI di Balai Kota Samarinda, Selasa (14/6/2023) kemarin.
"Hasilnya memang syarat administratif menuju Samarinda sebagai KLA tingkat utama sudah sangat cukup, ditambah challenge dari Pemprov untuk menaikan ke utama karena memang sebelumnya sudah sering mendapat tingkat madya," ungkapnya.
Sederet program yang akan dilaksanakan dan sedang berlangsung, seperti pembangunan playground dan pedestrian. "Ini salah satunya dari program pemkot. Kini sudah ada 21 playground dan target kami di setiap kelurahan ada 59 playground, semuanya bertahap untuk memenuhi tersebut," terangnya.
Selain itu, kata dia, upaya pemkot dalam menurunkan angka stunting juga termasuk dalam indikator KLA tingkat utama. Dengan begitu, Pemkot Samarinda sudah melakukan kajian yang terukur dan komprehensif.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengaku selama empat tahun berturut-turut itu mendapatkan KLA tingkat madya. "Sudah selayaknya kita mendapatkan KLA tingkat utama," tegasnya.
Menurutnya, KLA Kota Samarinda sudah harus naik kelas, apalagi ada beberapa fasilitas yang telah dihadirkan.
"Kantor-kantor layak anak, fasilitas perlindungan anak, pembangunan playground hingga pedestrian yang saat ini masih dalam upaya pembangunan. Mudah-mudahan dan mohon doanya Kota Samarinda mendapatkan penghargaan puncak KLA utama," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penyampaian Hasil Verifikasi Lapangan Kunjungan (VLK) Evaluasi Kota Layak Anak Tahun 2023. (Foto: istimewa)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkor) Samarinda menargetkan status KLA Kota Samarinda yang kini menyandang kategori madya bisa meningkat ke utama di 2023 ini.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda, Deasy Avriani telah mendapatkan tantangan untuk menaikkan status KLA tingkat utama dari Pemprov Kaltim.
Hal ini selaras dengan hasil Verifikasi Lapangan Kunjungan (VLK) yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI di Balai Kota Samarinda, Selasa (14/6/2023) kemarin.
"Hasilnya memang syarat administratif menuju Samarinda sebagai KLA tingkat utama sudah sangat cukup, ditambah challenge dari Pemprov untuk menaikan ke utama karena memang sebelumnya sudah sering mendapat tingkat madya," ungkapnya.
Sederet program yang akan dilaksanakan dan sedang berlangsung, seperti pembangunan playground dan pedestrian. "Ini salah satunya dari program pemkot. Kini sudah ada 21 playground dan target kami di setiap kelurahan ada 59 playground, semuanya bertahap untuk memenuhi tersebut," terangnya.
Selain itu, kata dia, upaya pemkot dalam menurunkan angka stunting juga termasuk dalam indikator KLA tingkat utama. Dengan begitu, Pemkot Samarinda sudah melakukan kajian yang terukur dan komprehensif.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengaku selama empat tahun berturut-turut itu mendapatkan KLA tingkat madya. "Sudah selayaknya kita mendapatkan KLA tingkat utama," tegasnya.
Menurutnya, KLA Kota Samarinda sudah harus naik kelas, apalagi ada beberapa fasilitas yang telah dihadirkan.
"Kantor-kantor layak anak, fasilitas perlindungan anak, pembangunan playground hingga pedestrian yang saat ini masih dalam upaya pembangunan. Mudah-mudahan dan mohon doanya Kota Samarinda mendapatkan penghargaan puncak KLA utama," tutupnya.
(Sf/By)