Seputar Kaltim

    Pemkot Samarinda Siapkan Alokasikan Anggaran untuk Edukasi Jaga Kebersihan SKM

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    30 Juli 2023 pukul 00:01 WITA

    Agenda Susur Sungai dari Pemerintah Kota Samarinda akan rutin setiap bulan, sebagai sarana edukasi masyarakat jaga kebersihan Sungai Karang Mumus. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan perhatiannya pada Sungai Karang Mumus (SKM) agar tetap lestari dengan terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

    Seperti program susur sungai dan bersih-bersih SKM yang diagendakan setiap bulan sekali dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

    Program ini nantinya akan di support melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sam Saimun mengatakan untuk merubah air sungai dari warna hitam menjadi jernih, perlu waktu yang panjang.

    "Dari awalnya yang tak terawat hingga kini sudah berubah secara signifikan. Jadi perlu adanya kembali edukasi untuk tetap merawat lingkungan SKM agar tetap asri, untuk edukasi ini perlu anggaran agar masyarakat luas dapat berpartisipasi," ungkapnya.

    Edukasi ini, kata dia, harus berlanjut hingga tujuh tahun kedepan. Karena ini sebagai langkah serius Pemkot dan Pemprov.

    "Saya berdiskusi dengan aktivis lingkungan, perlu waktu tujuh tahun agenda edukasi ini agar terus berlanjut," jelasnya.

    Selain itu, Saimun berharap adanya pengendalian limbah perusahaan dari hulu Sungai Mahakam sering berhenti di SKM.

    "Untuk Perda sudah ada, tinggal ditindak saja," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Samarinda Siapkan Alokasikan Anggaran untuk Edukasi Jaga Kebersihan SKM

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    30 Juli 2023 pukul 00:01 WITA

    Agenda Susur Sungai dari Pemerintah Kota Samarinda akan rutin setiap bulan, sebagai sarana edukasi masyarakat jaga kebersihan Sungai Karang Mumus. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan perhatiannya pada Sungai Karang Mumus (SKM) agar tetap lestari dengan terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

    Seperti program susur sungai dan bersih-bersih SKM yang diagendakan setiap bulan sekali dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

    Program ini nantinya akan di support melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sam Saimun mengatakan untuk merubah air sungai dari warna hitam menjadi jernih, perlu waktu yang panjang.

    "Dari awalnya yang tak terawat hingga kini sudah berubah secara signifikan. Jadi perlu adanya kembali edukasi untuk tetap merawat lingkungan SKM agar tetap asri, untuk edukasi ini perlu anggaran agar masyarakat luas dapat berpartisipasi," ungkapnya.

    Edukasi ini, kata dia, harus berlanjut hingga tujuh tahun kedepan. Karena ini sebagai langkah serius Pemkot dan Pemprov.

    "Saya berdiskusi dengan aktivis lingkungan, perlu waktu tujuh tahun agenda edukasi ini agar terus berlanjut," jelasnya.

    Selain itu, Saimun berharap adanya pengendalian limbah perusahaan dari hulu Sungai Mahakam sering berhenti di SKM.

    "Untuk Perda sudah ada, tinggal ditindak saja," pungkasnya.

    (Sf/By)