Seputar Kaltim

    Pemkot Samarinda Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran, Antisipasi Sepanjang Musim Kemarau

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    11 Agustus 2025 pukul 20:41 WITA

    Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso. (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus meningkatkan antisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama musim kemarau.

    Antisipasi yang dilakukan, menanggapi sejumlah kejadian kebakaran yang melanda Kota Samarinda belakangan ini.

    Kepala Badan Pennggulangn Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso menegaskan, Pemkot sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi guna mempersiapkan perencanaan mitgasi bencana kebakaran.

    "Kita sudah gladi kesiapsiagaan bersama Dinas Kehutanan, relawan, BPBD Provinsi Kaltim termasuk Disdamkar. Ini bagian dari persiapan Karhutla secara terpadu," ujar Suwarso, Senin (11/8/2025).

    Selain itu, pihak BPBD Samarinda juga sudah mempersiapkan tim Kelurahan Tangguh Bencana dengan melengkapi sejumlah peralatan pemadam disetiap daerah di Kota Tepian.

    Sehingga, persiapan menghadapi potensi bencana sudah bersiap ketika sewaktu terjadi kebakaran baik dipermukiman maupun di kawasan hutan.

    "Ditambah lagi adanya kelurahan tangguh bencana yang kita perlengkapi alat pemadam berupa mesin portabel dan selang. Ini bagian upaya meminimalisir perluasan kebakaran," tegasnya.

    Lebih jauh, ia memaparkan, pihak BPBD sudah menandai sejumlah kawasan yang dianggap rawan kebakaran di wilayah Samarinda. 

    "Jadi ada beberapa titik sudah kita pasang rambu-rambu daerah rawan kebakaran. Ini supaya masayarakat tidak melakukan aktifitas pembukaan lahan dengan cara dibakar," paparnya.

    Untuk beberapa daerah yang dianggap rawan, diantaranya Samarinda Utara, Palaran, Sungai Kunjang, Samarinda Ulu dan sebagainya.

    "Hampir semua wilayah rawan kebakaran kecuali Samarinda Kota. Dan ini tidak hanya Karhutla, ada juga yang sengaja membakar sampah tapi merembet kelahan sekitarnya," tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Samarinda Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran, Antisipasi Sepanjang Musim Kemarau

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    11 Agustus 2025 pukul 20:41 WITA

    Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso. (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus meningkatkan antisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama musim kemarau.

    Antisipasi yang dilakukan, menanggapi sejumlah kejadian kebakaran yang melanda Kota Samarinda belakangan ini.

    Kepala Badan Pennggulangn Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso menegaskan, Pemkot sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi guna mempersiapkan perencanaan mitgasi bencana kebakaran.

    "Kita sudah gladi kesiapsiagaan bersama Dinas Kehutanan, relawan, BPBD Provinsi Kaltim termasuk Disdamkar. Ini bagian dari persiapan Karhutla secara terpadu," ujar Suwarso, Senin (11/8/2025).

    Selain itu, pihak BPBD Samarinda juga sudah mempersiapkan tim Kelurahan Tangguh Bencana dengan melengkapi sejumlah peralatan pemadam disetiap daerah di Kota Tepian.

    Sehingga, persiapan menghadapi potensi bencana sudah bersiap ketika sewaktu terjadi kebakaran baik dipermukiman maupun di kawasan hutan.

    "Ditambah lagi adanya kelurahan tangguh bencana yang kita perlengkapi alat pemadam berupa mesin portabel dan selang. Ini bagian upaya meminimalisir perluasan kebakaran," tegasnya.

    Lebih jauh, ia memaparkan, pihak BPBD sudah menandai sejumlah kawasan yang dianggap rawan kebakaran di wilayah Samarinda. 

    "Jadi ada beberapa titik sudah kita pasang rambu-rambu daerah rawan kebakaran. Ini supaya masayarakat tidak melakukan aktifitas pembukaan lahan dengan cara dibakar," paparnya.

    Untuk beberapa daerah yang dianggap rawan, diantaranya Samarinda Utara, Palaran, Sungai Kunjang, Samarinda Ulu dan sebagainya.

    "Hampir semua wilayah rawan kebakaran kecuali Samarinda Kota. Dan ini tidak hanya Karhutla, ada juga yang sengaja membakar sampah tapi merembet kelahan sekitarnya," tandasnya.

    (Sf/Rs)