Cari disini...
Seputarfakta.com - Umar Daud -
Seputar Kaltim
Ketua TWAP Kota Samarinda, Saparuddin (Foto : Umar Daud/Seputardakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan tidak akan merelokasi sejumlah sekolah baik SD maupun SMP di Kawasan Jalan Pangeran Suryanata, Samarinda Ulu.
Hal ini, disampaikan Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Saparuddin setelah melaporkan hasil peninjauan ke sejumlah sekolah kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Rabu (12/11/2025).
"Kesimpulan kami, sekolah yang berada di Jalan Suryanata, SD 13 dan SMP 24tidak perlu dipindah," ungkap Saparuddin kepada awak media.
Sebagaimana diketahui, sejumlah sekolah yang berada di kawasan Suryanata kerap menjadi langganan banjir. Terlebih, ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi ditambah pasang surut permukaan air Sungai Mahakam memperparah luapan banjir di kawasan tersebut.
Hasil analisis TWAP bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, lanjut dia, faktor utama penyebab banjir disebabkan drainase utama ditepi Jalan Suryanata tidak bekerja optimal. Sehingga, aliran tidak lancar dan menyebabkan air meluber hingga menggenang.
"Karena tidak berfungsinya drainase yang menghantarkan aliran air dari kawasan Suryanata ke Sungai Mahakam," terangnya.
Untuk itu, Pemkot berencana kembali melakukan revitalisasi drainase sepanjangan kawasan Suryanata.
Pengerjaan drainase diperkirakan akan dilakukan mulai dari Simpang 4 Lampu Merah Jalan Suryanata hingga Simpang 3 Lampu Merah SMC nantinya.
"Kurang lebih 1,1 Km drainase yng akan dikerjakan. Sementara dari Simpang 3 Lampu Merah SMC sampai di Kadrie Oening itu sudah direvitalisasi drainasenya," tandasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Umar Daud -
Seputar Kaltim

Ketua TWAP Kota Samarinda, Saparuddin (Foto : Umar Daud/Seputardakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan tidak akan merelokasi sejumlah sekolah baik SD maupun SMP di Kawasan Jalan Pangeran Suryanata, Samarinda Ulu.
Hal ini, disampaikan Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Saparuddin setelah melaporkan hasil peninjauan ke sejumlah sekolah kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Rabu (12/11/2025).
"Kesimpulan kami, sekolah yang berada di Jalan Suryanata, SD 13 dan SMP 24tidak perlu dipindah," ungkap Saparuddin kepada awak media.
Sebagaimana diketahui, sejumlah sekolah yang berada di kawasan Suryanata kerap menjadi langganan banjir. Terlebih, ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi ditambah pasang surut permukaan air Sungai Mahakam memperparah luapan banjir di kawasan tersebut.
Hasil analisis TWAP bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, lanjut dia, faktor utama penyebab banjir disebabkan drainase utama ditepi Jalan Suryanata tidak bekerja optimal. Sehingga, aliran tidak lancar dan menyebabkan air meluber hingga menggenang.
"Karena tidak berfungsinya drainase yang menghantarkan aliran air dari kawasan Suryanata ke Sungai Mahakam," terangnya.
Untuk itu, Pemkot berencana kembali melakukan revitalisasi drainase sepanjangan kawasan Suryanata.
Pengerjaan drainase diperkirakan akan dilakukan mulai dari Simpang 4 Lampu Merah Jalan Suryanata hingga Simpang 3 Lampu Merah SMC nantinya.
"Kurang lebih 1,1 Km drainase yng akan dikerjakan. Sementara dari Simpang 3 Lampu Merah SMC sampai di Kadrie Oening itu sudah direvitalisasi drainasenya," tandasnya.
(Sf/Rs)