Seputar Kaltim

    Pemkot Samarinda Pastikan Bansos Terus Berjalan Meski Ada Efisiensi Anggaran

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    26 Februari 2025 pukul 12:58 WITA

    Ilustrasi penerima bansos beras yang dibagikan Pemkot Samarinda tahun 2024 lalu. (Foto: Dokumentasi Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan efisiensi anggaran tidak akan berdampak pada penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat. 

    Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) menegaskan bahwa program bansos rutin tetap berjalan, bahkan mendapat prioritas dalam alokasi anggaran.  

    Plt Kepala Dinsos PM Samarinda, Ridwan Tassa, menekankan bahwa pemangkasan anggaran hanya dilakukan pada kegiatan yang dinilai kurang efektif, sementara bansos tetap menjadi fokus utama.  

    “Bansos tidak terkena pemangkasan, jadi semua kegiatan sosial akan tetap berjalan hingga akhir tahun. Pengurangan anggaran hanya diterapkan pada kegiatan yang kurang efektif,” ujar Ridwan, Selasa (25/2/2025).  

    Salah satu langkah efisiensi yang diterapkan adalah penghapusan anggaran untuk rapat dan pertemuan di hotel berbintang. 

    Sebagai gantinya, dana yang sebelumnya digunakan untuk perjalanan dinas, focus group discussion (FGD), serta berbagai pertemuan akan dialihkan ke program bansos.  

    Pada 2024 lalu, Dinsos PM telah menyalurkan makanan setiap hari kepada penyandang disabilitas dan lanjut usia selama 10 bulan. Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan akan berlanjut pada 2025.  

    Pada kesempatan itu ia juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemkot Samarinda, termasuk kebijakan pengurangan 20 persen anggaran yang pernah disampaikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.  

    “Kita sudah tidak bisa lagi mengadakan rapat di hotel karena dianggap kurang efisien. Anggaran yang ada akan dialokasikan untuk bantuan sosial,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Samarinda Pastikan Bansos Terus Berjalan Meski Ada Efisiensi Anggaran

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    26 Februari 2025 pukul 12:58 WITA

    Ilustrasi penerima bansos beras yang dibagikan Pemkot Samarinda tahun 2024 lalu. (Foto: Dokumentasi Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan efisiensi anggaran tidak akan berdampak pada penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat. 

    Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) menegaskan bahwa program bansos rutin tetap berjalan, bahkan mendapat prioritas dalam alokasi anggaran.  

    Plt Kepala Dinsos PM Samarinda, Ridwan Tassa, menekankan bahwa pemangkasan anggaran hanya dilakukan pada kegiatan yang dinilai kurang efektif, sementara bansos tetap menjadi fokus utama.  

    “Bansos tidak terkena pemangkasan, jadi semua kegiatan sosial akan tetap berjalan hingga akhir tahun. Pengurangan anggaran hanya diterapkan pada kegiatan yang kurang efektif,” ujar Ridwan, Selasa (25/2/2025).  

    Salah satu langkah efisiensi yang diterapkan adalah penghapusan anggaran untuk rapat dan pertemuan di hotel berbintang. 

    Sebagai gantinya, dana yang sebelumnya digunakan untuk perjalanan dinas, focus group discussion (FGD), serta berbagai pertemuan akan dialihkan ke program bansos.  

    Pada 2024 lalu, Dinsos PM telah menyalurkan makanan setiap hari kepada penyandang disabilitas dan lanjut usia selama 10 bulan. Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan akan berlanjut pada 2025.  

    Pada kesempatan itu ia juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemkot Samarinda, termasuk kebijakan pengurangan 20 persen anggaran yang pernah disampaikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.  

    “Kita sudah tidak bisa lagi mengadakan rapat di hotel karena dianggap kurang efisien. Anggaran yang ada akan dialokasikan untuk bantuan sosial,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)