Cari disini...
Seputar Kaltim
Pemberian penghargaan kepada atlet oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Minggu (23/6/2024) malam. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar malam penghargaan bagi para atlet yang berhasil meraih medali pada babak kualifikasi pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Muslimin, menyampaikan bahwa terdapat 220 penerima bonus dengan total sebesar Rp1,5 miliar rupiah.
"Bonus ini dibagikan kepada atlet, pelatih, dan official teknik yang telah berjasa dalam meraih medali emas di ajang pra-PON," jelas Muslimin usai memberikan penghargaan, Minggu (23/6/2024).
Lebih lanjut, penghargaan ini diberikan sebagai motivasi bagi para atlet dan pelatih agar bisa mempersiapkan diri dengan matang menuju PON pada September nanti.
Terlebih Samarinda memiliki potensi besar meriah medali emas di beberapa cabang olahraga (cabor) andalan.
Di antaranya yakni, cabor gulat, silat, kempo, anggar, angkat besi, dan angkat berat.
"Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan mereka dapat berkontribusi maksimal dalam meraih medali emas terbanyak," ujar Muslimin.
Menurutnya jika para atlet bisa mempersiapkan diri secara maksimal, target medali emas yang telah ditetapkan dari tiap cabor itu bisa diraih.
Di sisi lain, Salah satu atlet cabang olahraga rugby, Natalia, juga menyampaikan keyakinannya mengenai persiapan yang telah dilakukan.
"Kalau persiapan untuk PON, saya rasa sudah sangat matang dari setiap cabang olahraga, karena kita menjalani latihan selama 6 bulan. Sekarang sudah berjalan 3 bulan, dan masih ada 3 bulan lagi untuk pematangan," jelas Natalia.
Ia menambahkan bahwa optimisme harus tetap 100 persen untuk bisa meraih medali emas. Apalagi menurutnya persiapan ini adalah yang paling matang dibanding dengan wilayah lain.
"Setahu saya, persiapan Kalimantan Timur (Kaltim) adalah yang paling matang. Provinsi lain mungkin baru mulai pelatihan sekarang, sementara kita sudah berjalan selama 3 bulan," ujarnya.
Dengan persiapan yang matang dan optimisme tinggi, Pemkot Samarinda berharap para atlet dapat memberikan hasil terbaik pada PON 2024 dan mengharumkan nama Kaltim dan Samarinda di kancah nasional.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pemberian penghargaan kepada atlet oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Minggu (23/6/2024) malam. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar malam penghargaan bagi para atlet yang berhasil meraih medali pada babak kualifikasi pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Muslimin, menyampaikan bahwa terdapat 220 penerima bonus dengan total sebesar Rp1,5 miliar rupiah.
"Bonus ini dibagikan kepada atlet, pelatih, dan official teknik yang telah berjasa dalam meraih medali emas di ajang pra-PON," jelas Muslimin usai memberikan penghargaan, Minggu (23/6/2024).
Lebih lanjut, penghargaan ini diberikan sebagai motivasi bagi para atlet dan pelatih agar bisa mempersiapkan diri dengan matang menuju PON pada September nanti.
Terlebih Samarinda memiliki potensi besar meriah medali emas di beberapa cabang olahraga (cabor) andalan.
Di antaranya yakni, cabor gulat, silat, kempo, anggar, angkat besi, dan angkat berat.
"Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan mereka dapat berkontribusi maksimal dalam meraih medali emas terbanyak," ujar Muslimin.
Menurutnya jika para atlet bisa mempersiapkan diri secara maksimal, target medali emas yang telah ditetapkan dari tiap cabor itu bisa diraih.
Di sisi lain, Salah satu atlet cabang olahraga rugby, Natalia, juga menyampaikan keyakinannya mengenai persiapan yang telah dilakukan.
"Kalau persiapan untuk PON, saya rasa sudah sangat matang dari setiap cabang olahraga, karena kita menjalani latihan selama 6 bulan. Sekarang sudah berjalan 3 bulan, dan masih ada 3 bulan lagi untuk pematangan," jelas Natalia.
Ia menambahkan bahwa optimisme harus tetap 100 persen untuk bisa meraih medali emas. Apalagi menurutnya persiapan ini adalah yang paling matang dibanding dengan wilayah lain.
"Setahu saya, persiapan Kalimantan Timur (Kaltim) adalah yang paling matang. Provinsi lain mungkin baru mulai pelatihan sekarang, sementara kita sudah berjalan selama 3 bulan," ujarnya.
Dengan persiapan yang matang dan optimisme tinggi, Pemkot Samarinda berharap para atlet dapat memberikan hasil terbaik pada PON 2024 dan mengharumkan nama Kaltim dan Samarinda di kancah nasional.
(Sf/Rs)