Cari disini...
Seputar Kaltim
Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso mendatangi Kantor KPU Samarinda di Jalan Juanda, Samarinda Ulu, cek kesiapan Pilkada Serentak 2024. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dalam rangka memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang aman, damai, serta transparan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan pengecekan persiapan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, menegaskan bahwa tugas Pilkada ini menuntut kerjasama dari semua pihak, terutama Pemkot, untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada berjalan dengan baik.
Rusmadi Wongso menyampaikan bahwa komunikasi sinergitas antara KPU dan pemerintah sangat penting, mengingat ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan bersama.
"Kami datang untuk melakukan komunikasi sinergitas apa yang telah dilakukan oleh KPU dan pemerintah, karena ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan bersama," ujar Rusmadi saat diwawancara usai kegiatannya di Kantor KPU Samarinda, Senin (21/10/2024).
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan simulasi pemungutan suara harus melibatkan pemerintah dan Forkopimda untuk memastikan semua berjalan dengan aman.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti peran penting Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) dalam menjaga keamanan selama proses pemilihan. Apalagi menurutnya pengamanan adalah salah satu aspek krusial dalam pelaksanaan Pilkada.
"Kami berharap PAM TPS dapat bekerja sama dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk memastikan semua hal yang tidak diinginkan dapat dihindari," tambahnya.
Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakespangol) Samarinda, Plt Kepala Kesbangpol Samarinda Mochammad Arif Surochman menyampaikan ada sekitar 2.404 PAM TPS.
"Jumlah TPS kan ada sekitar 1.202, jadi ada 2 PAM dalam satu TPS nantinya," jelas Arif.
Untuk perekrutan PAM itu, kata Arif dilaksanakan pada masing-masing kelurahan lewat koordinasi yang dibangun oleh warga dan RT setempat.
Rencananya, pengukuhan PAMS TPS akan dilaksanakan pada tanggal 6 November mendatang. Lalu pada tanggal 21 akan digelar apel siaga.
"Secara teknisnya nanti di lapangan bagaimana itu kami serahkan ke pihak polres dan KPU," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso mendatangi Kantor KPU Samarinda di Jalan Juanda, Samarinda Ulu, cek kesiapan Pilkada Serentak 2024. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dalam rangka memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang aman, damai, serta transparan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan pengecekan persiapan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, menegaskan bahwa tugas Pilkada ini menuntut kerjasama dari semua pihak, terutama Pemkot, untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada berjalan dengan baik.
Rusmadi Wongso menyampaikan bahwa komunikasi sinergitas antara KPU dan pemerintah sangat penting, mengingat ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan bersama.
"Kami datang untuk melakukan komunikasi sinergitas apa yang telah dilakukan oleh KPU dan pemerintah, karena ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan bersama," ujar Rusmadi saat diwawancara usai kegiatannya di Kantor KPU Samarinda, Senin (21/10/2024).
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan simulasi pemungutan suara harus melibatkan pemerintah dan Forkopimda untuk memastikan semua berjalan dengan aman.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti peran penting Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) dalam menjaga keamanan selama proses pemilihan. Apalagi menurutnya pengamanan adalah salah satu aspek krusial dalam pelaksanaan Pilkada.
"Kami berharap PAM TPS dapat bekerja sama dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk memastikan semua hal yang tidak diinginkan dapat dihindari," tambahnya.
Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakespangol) Samarinda, Plt Kepala Kesbangpol Samarinda Mochammad Arif Surochman menyampaikan ada sekitar 2.404 PAM TPS.
"Jumlah TPS kan ada sekitar 1.202, jadi ada 2 PAM dalam satu TPS nantinya," jelas Arif.
Untuk perekrutan PAM itu, kata Arif dilaksanakan pada masing-masing kelurahan lewat koordinasi yang dibangun oleh warga dan RT setempat.
Rencananya, pengukuhan PAMS TPS akan dilaksanakan pada tanggal 6 November mendatang. Lalu pada tanggal 21 akan digelar apel siaga.
"Secara teknisnya nanti di lapangan bagaimana itu kami serahkan ke pihak polres dan KPU," pungkasnya.
(Sf/Rs)