Seputar Kaltim

    Pemkot dan TP PKK Balikpapan Gerakkan Anak PAUD Peduli Lingkungan Lewat Gembira Ceria

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2026 pukul 15:14 WITA

    Gerakan menanam mengajarkan anak-anak sejak usia dini untuk peduli terhadap lingkungan. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan meluncurkan program Gerakan Menanam Bersatu, Ciptakan Generasi Peduli dan Lingkungan (Gembira Ceria) di halaman Masjid Balikpapan Islamic Center (BIC), Sabtu (22/8/2026).

    Bunda PAUD Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud menyampaikan, program Gembira Ceria lahir dari keyakinan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diajarkan, tetapi juga perlu dialami dan dilakukan sejak usia dini.

    “Hari ini anak-anak kami tidak hanya belajar menanam, tetapi juga menyentuh tanah, mengenal bibit, menyiram, dan merawatnya,” ucap Nurlena dalam sambutannya.

    Menurutnya, melalui satu bibit tanaman, anak-anak dapat belajar bahwa sesuatu yang tumbuh dan memberikan manfaat membutuhkan proses, kesabaran, perhatian, serta tanggung jawab.

    Kegiatan Gembira Ceria, kata dia, tidak berhenti pada kegiatan penanaman yang dilaksanakan hari ini. Anak-anak akan terus diajak merawat dan mengamati pertumbuhan tanaman hingga mengenal proses menanam, memanen, dan memanfaatkan hasilnya.

    “Dengan demikian, Gembira Ceria bukan sekadar gerakan menanam pohon. Ini adalah gerakan pengalaman, menanam kebiasaan baik, dan menanam karakter pada diri anak,” ujarnya.

    Nurlena berharap pengalaman yang diperoleh anak-anak dalam kegiatan tersebut dapat menjadi cerita yang terus mereka ingat. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program Gembira Ceria.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, lanjutnya, telah menyiapkan sebanyak 429 bibit tanaman yang terdiri atas matoa, jeruk siam, rambutan, dan sawo.

    Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan memberikan masing-masing 450 bibit cabai, terong, dan tomat di setiap kecamatan.

    “Apresiasi juga disampaikan kepada Enuma yang memberikan dukungan sebanyak 250 bibit tanaman, serta Kepala Penerbit Erlangga atas dukungan pupuk untuk menunjang kegiatan tersebut,” lanjutnya.

    Nurlena turut menyampaikan terima kasih kepada 421 satuan PAUD se-Kota Balikpapan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Gembira Ceria. Satuan PAUD tersebut turut menyumbangkan kurang lebih 4.200 bibit tanaman.

    Ia berpesan kepada anak-anak untuk merawat tanaman yang telah ditanam dan menjaga lingkungan di sekitar mereka.

    “Bunda berpesan, rawatlah tanaman yang kalian tanam. Jagalah lingkungan sekitar. Teruslah menjadi anak-anak yang senang belajar, senang berbagi, dan senang menjaga lingkungan,” pesannya.

    Dirinya berharap program Gembira Ceria dapat terus dilaksanakan di satuan PAUD di seluruh wilayah Balikpapan. Lanjutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan serentak pada hari peluncuran, tetapi berkembang menjadi gerakan yang terus hidup.

    “Semoga semakin banyak anak yang memiliki pengalaman menanam. Semakin banyak lingkungan PAUD yang hijau dan ramah anak. Dan semakin kuat pula kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” harapnya.

    Sambungnya, upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini merupakan bagian dari mempersiapkan kehidupan generasi masa depan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot dan TP PKK Balikpapan Gerakkan Anak PAUD Peduli Lingkungan Lewat Gembira Ceria

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2026 pukul 15:14 WITA

    Gerakan menanam mengajarkan anak-anak sejak usia dini untuk peduli terhadap lingkungan. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan meluncurkan program Gerakan Menanam Bersatu, Ciptakan Generasi Peduli dan Lingkungan (Gembira Ceria) di halaman Masjid Balikpapan Islamic Center (BIC), Sabtu (22/8/2026).

    Bunda PAUD Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud menyampaikan, program Gembira Ceria lahir dari keyakinan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diajarkan, tetapi juga perlu dialami dan dilakukan sejak usia dini.

    “Hari ini anak-anak kami tidak hanya belajar menanam, tetapi juga menyentuh tanah, mengenal bibit, menyiram, dan merawatnya,” ucap Nurlena dalam sambutannya.

    Menurutnya, melalui satu bibit tanaman, anak-anak dapat belajar bahwa sesuatu yang tumbuh dan memberikan manfaat membutuhkan proses, kesabaran, perhatian, serta tanggung jawab.

    Kegiatan Gembira Ceria, kata dia, tidak berhenti pada kegiatan penanaman yang dilaksanakan hari ini. Anak-anak akan terus diajak merawat dan mengamati pertumbuhan tanaman hingga mengenal proses menanam, memanen, dan memanfaatkan hasilnya.

    “Dengan demikian, Gembira Ceria bukan sekadar gerakan menanam pohon. Ini adalah gerakan pengalaman, menanam kebiasaan baik, dan menanam karakter pada diri anak,” ujarnya.

    Nurlena berharap pengalaman yang diperoleh anak-anak dalam kegiatan tersebut dapat menjadi cerita yang terus mereka ingat. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program Gembira Ceria.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, lanjutnya, telah menyiapkan sebanyak 429 bibit tanaman yang terdiri atas matoa, jeruk siam, rambutan, dan sawo.

    Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan memberikan masing-masing 450 bibit cabai, terong, dan tomat di setiap kecamatan.

    “Apresiasi juga disampaikan kepada Enuma yang memberikan dukungan sebanyak 250 bibit tanaman, serta Kepala Penerbit Erlangga atas dukungan pupuk untuk menunjang kegiatan tersebut,” lanjutnya.

    Nurlena turut menyampaikan terima kasih kepada 421 satuan PAUD se-Kota Balikpapan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Gembira Ceria. Satuan PAUD tersebut turut menyumbangkan kurang lebih 4.200 bibit tanaman.

    Ia berpesan kepada anak-anak untuk merawat tanaman yang telah ditanam dan menjaga lingkungan di sekitar mereka.

    “Bunda berpesan, rawatlah tanaman yang kalian tanam. Jagalah lingkungan sekitar. Teruslah menjadi anak-anak yang senang belajar, senang berbagi, dan senang menjaga lingkungan,” pesannya.

    Dirinya berharap program Gembira Ceria dapat terus dilaksanakan di satuan PAUD di seluruh wilayah Balikpapan. Lanjutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan serentak pada hari peluncuran, tetapi berkembang menjadi gerakan yang terus hidup.

    “Semoga semakin banyak anak yang memiliki pengalaman menanam. Semakin banyak lingkungan PAUD yang hijau dan ramah anak. Dan semakin kuat pula kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” harapnya.

    Sambungnya, upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini merupakan bagian dari mempersiapkan kehidupan generasi masa depan.

    (Sf/Rs)