Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala PUPRK Bontang Much Cholis Edy Prabowo. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengalokasikan Rp38 miliar untuk pembebasan lahan polder di Jalan Selat Karimata RT 09 Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Much Cholis Edy Prabowo mengatakan luas lahan yang akan dibebaskan 1,6 hektare.
Tahun ini pemkot masih berfokus pada pembebasan lahan. Sedangkan, pengerjaan diperkirakan mulai pada 2026 mendatang.
“Pemilik lahan semua sudah sepakat, kita tinggal tahapan pembebasan lahan, lalu tahun depan mulai pembangunan,” ujarnya, Selasa (8/4/2025).
Pemilik lahan jumlahnya 32 orang dan dana pembebasan lahan nantinya akan langsung disalurkan ke rekening para pemilik lahan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD).
“Ada satu pemilik yang kami batalkan sebelumnya, karena posisinya tidak berada di Indonesia dan menyulitkan proses pembebasan,” lanjut Edy.
Selain di Kelurahan Tanjung Laut, Pemkot Bontang juga akan membangun polder di Kelurahan Kanaan dan Telihan yang merupakan pembangunan prioritas untuk mengatasi banjir kiriman. “Untuk anggaran kita belum tau pasti,” pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala PUPRK Bontang Much Cholis Edy Prabowo. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengalokasikan Rp38 miliar untuk pembebasan lahan polder di Jalan Selat Karimata RT 09 Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Much Cholis Edy Prabowo mengatakan luas lahan yang akan dibebaskan 1,6 hektare.
Tahun ini pemkot masih berfokus pada pembebasan lahan. Sedangkan, pengerjaan diperkirakan mulai pada 2026 mendatang.
“Pemilik lahan semua sudah sepakat, kita tinggal tahapan pembebasan lahan, lalu tahun depan mulai pembangunan,” ujarnya, Selasa (8/4/2025).
Pemilik lahan jumlahnya 32 orang dan dana pembebasan lahan nantinya akan langsung disalurkan ke rekening para pemilik lahan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD).
“Ada satu pemilik yang kami batalkan sebelumnya, karena posisinya tidak berada di Indonesia dan menyulitkan proses pembebasan,” lanjut Edy.
Selain di Kelurahan Tanjung Laut, Pemkot Bontang juga akan membangun polder di Kelurahan Kanaan dan Telihan yang merupakan pembangunan prioritas untuk mengatasi banjir kiriman. “Untuk anggaran kita belum tau pasti,” pungkasnya.
(Sf/Lo)