Seputar Kaltim

    Pemkot Bontang Bakal Maksimalkan BLK dan Terbitkan kebijakan Afirmasi Tenaga Kerja

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    05 Maret 2025 pukul 14:16 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Prokompim. Bontang)

    Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan capaian pembangunan selama lima tahun terakhir di Kota Bontang menunjukan peningkatan yang signifikan dan fluktuatif.

    Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang pada tahun 2024, berada di angka 82,49 dengan angka harapan hidup sebesar 75,03 tahun. Sementara, rata-rata lama sekolah 10,97 tahun, harapan lama sekolah sebesar 13,73 tahun.

    “Serta pengeluaran perkapita disesuaikan sebesar 18,4 juta rupiah/kapita/tahun,” ujarnya saat menyampaikan pidato pada Serah Terima Jabatan Wali Kota Bontang dan Rapat Paripurna ke-11 Masa Sidang II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Bontang 2025 dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Bontang Masa Jabatan 2025-2030, Rabu (5/3/2025).

    Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan terus berupaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bontang agar ke depan memiliki kapasitas daya saing yang lebih baik dan sejahtera.

    Beberapa upaya akan dilakukan, salah satunya dengan memaksimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) Bontang sebagai wadah untuk mendidik dan melatih calon tenaga kerja agar lebih handal dan kompeten di bidangnya.

    Selain itu, Pemkot Bontang juga akan mengeluarkan kebijakan afirmasi tenaga kerja, di mana persyaratannya minimal 75 persen lowongan kerja diisi oleh pekerja ber Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bontang. “Dengan masa tinggal minimal tiga tahun,” lanjutnya.

    Kebijakan tersebut akan terkorelasi dengan program Balai Edukasi Komunitas (Biduk) kerja yang berkolaborasi dengan pelaku usaha untuk membangun biduk sebagai pusat pelatihan.

    “Agar penduduk Bontang memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan yang membuka usaha di Bontang,” kata dia.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Bontang Bakal Maksimalkan BLK dan Terbitkan kebijakan Afirmasi Tenaga Kerja

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    05 Maret 2025 pukul 14:16 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Prokompim. Bontang)

    Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan capaian pembangunan selama lima tahun terakhir di Kota Bontang menunjukan peningkatan yang signifikan dan fluktuatif.

    Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang pada tahun 2024, berada di angka 82,49 dengan angka harapan hidup sebesar 75,03 tahun. Sementara, rata-rata lama sekolah 10,97 tahun, harapan lama sekolah sebesar 13,73 tahun.

    “Serta pengeluaran perkapita disesuaikan sebesar 18,4 juta rupiah/kapita/tahun,” ujarnya saat menyampaikan pidato pada Serah Terima Jabatan Wali Kota Bontang dan Rapat Paripurna ke-11 Masa Sidang II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Bontang 2025 dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Bontang Masa Jabatan 2025-2030, Rabu (5/3/2025).

    Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan terus berupaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bontang agar ke depan memiliki kapasitas daya saing yang lebih baik dan sejahtera.

    Beberapa upaya akan dilakukan, salah satunya dengan memaksimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) Bontang sebagai wadah untuk mendidik dan melatih calon tenaga kerja agar lebih handal dan kompeten di bidangnya.

    Selain itu, Pemkot Bontang juga akan mengeluarkan kebijakan afirmasi tenaga kerja, di mana persyaratannya minimal 75 persen lowongan kerja diisi oleh pekerja ber Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bontang. “Dengan masa tinggal minimal tiga tahun,” lanjutnya.

    Kebijakan tersebut akan terkorelasi dengan program Balai Edukasi Komunitas (Biduk) kerja yang berkolaborasi dengan pelaku usaha untuk membangun biduk sebagai pusat pelatihan.

    “Agar penduduk Bontang memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan yang membuka usaha di Bontang,” kata dia.

    (Sf/By)