Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Bidang (Kabid) Binamarga PUPRK Bontang, Anwar Nurdin. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengalokasikan Rp24 miliar untuk melakukan revitalisasi trotoar dan saluran drainase di Jalan R Soeprapto, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara pada tahun 2025.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bontang, Anwar Nurddin mengatakan proyek ini merupakan lanjutan setelah pada 2023 lalu dilakukan di sisi seberang RS Amalia dengan anggaran Rp4 miliar.
Proyek tersebut adalah upaya pengentasan banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Sebelumnya, dua aliran drainase sudah dikerjakan, yakni sisi seberang RS Amalia dan Jalan Suryanata, ex Sendawar.
Titik pengerjaanya mulai dari simpang empat Bontang Baru hingga Batalion 07/ABC sepanjang 2,3 Kilometer (Km) dan nantinya, beberapa titik trotoar akan diberi kursi dan lampu hias.
“Konsepnya seperti Jalan Malioboro di Yogyakarta, tadi beberapa titik saja yang diberi kursi dan lampu karena terbatas anggaran,” ungkap Anwar.
Penempatan kursi dan lampu hias hanya di dekat Ramayana, Kantor BPKAD dan Batalion 07/ABC.
Adapun panjang pengerjaan proyek tersebut, yakni tiga Km dengan lebar drainase 1-1,5 meter. Pengerjaannya ditarget rampung pada akhir Desember 2025.
“Kita akan segera mengadakan lelang terbuka atau mungkin e-Katalog,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Bidang (Kabid) Binamarga PUPRK Bontang, Anwar Nurdin. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengalokasikan Rp24 miliar untuk melakukan revitalisasi trotoar dan saluran drainase di Jalan R Soeprapto, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara pada tahun 2025.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bontang, Anwar Nurddin mengatakan proyek ini merupakan lanjutan setelah pada 2023 lalu dilakukan di sisi seberang RS Amalia dengan anggaran Rp4 miliar.
Proyek tersebut adalah upaya pengentasan banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Sebelumnya, dua aliran drainase sudah dikerjakan, yakni sisi seberang RS Amalia dan Jalan Suryanata, ex Sendawar.
Titik pengerjaanya mulai dari simpang empat Bontang Baru hingga Batalion 07/ABC sepanjang 2,3 Kilometer (Km) dan nantinya, beberapa titik trotoar akan diberi kursi dan lampu hias.
“Konsepnya seperti Jalan Malioboro di Yogyakarta, tadi beberapa titik saja yang diberi kursi dan lampu karena terbatas anggaran,” ungkap Anwar.
Penempatan kursi dan lampu hias hanya di dekat Ramayana, Kantor BPKAD dan Batalion 07/ABC.
Adapun panjang pengerjaan proyek tersebut, yakni tiga Km dengan lebar drainase 1-1,5 meter. Pengerjaannya ditarget rampung pada akhir Desember 2025.
“Kita akan segera mengadakan lelang terbuka atau mungkin e-Katalog,” pungkasnya.
(Sf/By)