Seputar Kaltim

    Pemkot Berencana Bangun Pasar Induk, Butuh Anggaran hingga Rp40 Miliar

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sedang mempersiapkan pembangunan Pasar Induk yang dijadwalkan pada tahun 2025 mendatang.

    Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemkot untuk memperkuat sistem distribusi logistik dan meningkatkan ketahanan pangan di kota tersebut.

    “Apalagi anggaran untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan site plan pasar induk sudah dialokasikan,” ucap Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar saat dikonfirmasi awak media, Jumat (13/12/2024).

    Dikatakan, Pasar Induk nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pergudangan modern, yang diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi pangan ke seluruh wilayah Balikpapan.

    “Pembangunan sarana pergudangan ini diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar. Kami berharap dengan adanya gudang ini, pasokan bahan pangan dapat dikelola dengan lebih baik dan efisien,” jelasnya.

    Selain Pemkot, proyek ini juga akan melibatkan distributor dalam pengelolaan gudang, yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup dan merata di Balikpapan. 

    Haemusri menegaskan, bahwa distributor akan diwajibkan untuk berperan aktif dalam mengisi gudang-gudang yang ada di Pasar Induk, guna menjaga kestabilan pasokan pangan.

    Meski saat ini masih dalam tahap perencanaan, Pemkot Balikpapan optimistis bahwa Pasar Induk akan menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan distribusi logistik dan pengelolaan pangan di kota Balikpapan.

    "Proses perencanaan terus kami matangkan, dan kami yakin proyek ini akan sangat penting untuk memusatkan distribusi pangan dan logistik di Balikpapan," tuturnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Berencana Bangun Pasar Induk, Butuh Anggaran hingga Rp40 Miliar

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sedang mempersiapkan pembangunan Pasar Induk yang dijadwalkan pada tahun 2025 mendatang.

    Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemkot untuk memperkuat sistem distribusi logistik dan meningkatkan ketahanan pangan di kota tersebut.

    “Apalagi anggaran untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan site plan pasar induk sudah dialokasikan,” ucap Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar saat dikonfirmasi awak media, Jumat (13/12/2024).

    Dikatakan, Pasar Induk nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pergudangan modern, yang diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi pangan ke seluruh wilayah Balikpapan.

    “Pembangunan sarana pergudangan ini diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar. Kami berharap dengan adanya gudang ini, pasokan bahan pangan dapat dikelola dengan lebih baik dan efisien,” jelasnya.

    Selain Pemkot, proyek ini juga akan melibatkan distributor dalam pengelolaan gudang, yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup dan merata di Balikpapan. 

    Haemusri menegaskan, bahwa distributor akan diwajibkan untuk berperan aktif dalam mengisi gudang-gudang yang ada di Pasar Induk, guna menjaga kestabilan pasokan pangan.

    Meski saat ini masih dalam tahap perencanaan, Pemkot Balikpapan optimistis bahwa Pasar Induk akan menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan distribusi logistik dan pengelolaan pangan di kota Balikpapan.

    "Proses perencanaan terus kami matangkan, dan kami yakin proyek ini akan sangat penting untuk memusatkan distribusi pangan dan logistik di Balikpapan," tuturnya.

    (Sf/Rs)