Seputar Kaltim

    Pemkot Bangun TPST di Graha Indah untuk Atasi Sampah di Wilayah Utara

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Atasi masalah sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Balikpapan Utara. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Balikpapan Utara (Balut), tepatnya di Kelurahan Graha Indah.

    Fasilitas ini dirancang untuk menampung dan mengelola sampah dari kawasan Balut sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menjelaskan bahwa pembangunan TPST ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menangani persoalan sampah mulai dari hulu.

    "TPST ini akan menampung sampah organik dari rumah tangga yang sudah dipilah oleh warga di tingkat RT. Sampah tersebut kemudian akan diproses di TPST sebelum dikirim ke TPA," ucap Wawali Balikpapan kepada media, Kamis (25/9/2025).

    Menurut Bagus, sistem ini mirip dengan pengelolaan sampah yang sudah berjalan di kawasan Gunung Bahagia, di mana sampah dipilah terlebih dahulu antara plastik dan non-plastik.

    “Ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mengelola sampah dari hulu. Harapannya, sistem seperti ini juga bisa diterapkan di wilayah lain,” tambahnya.

    Proyek pembangunan dan peningkatan fasilitas TPST Graha Indah ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,1 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2025. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Putra Jaya Abadi dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender.

    Dirinya menegaskan bahwa proyek ini akan terus dikejar penyelesaiannya, dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.

    “Pekerjaan ini harus selesai tepat waktu dan dengan kualitas yang baik, agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Dengan adanya TPST ini, pemerintah berharap pengelolaan sampah di Balut bisa lebih efektif dan ramah lingkungan, serta mengurangi beban TPA yang ada saat ini.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Bangun TPST di Graha Indah untuk Atasi Sampah di Wilayah Utara

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Atasi masalah sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Balikpapan Utara. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Balikpapan Utara (Balut), tepatnya di Kelurahan Graha Indah.

    Fasilitas ini dirancang untuk menampung dan mengelola sampah dari kawasan Balut sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menjelaskan bahwa pembangunan TPST ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menangani persoalan sampah mulai dari hulu.

    "TPST ini akan menampung sampah organik dari rumah tangga yang sudah dipilah oleh warga di tingkat RT. Sampah tersebut kemudian akan diproses di TPST sebelum dikirim ke TPA," ucap Wawali Balikpapan kepada media, Kamis (25/9/2025).

    Menurut Bagus, sistem ini mirip dengan pengelolaan sampah yang sudah berjalan di kawasan Gunung Bahagia, di mana sampah dipilah terlebih dahulu antara plastik dan non-plastik.

    “Ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mengelola sampah dari hulu. Harapannya, sistem seperti ini juga bisa diterapkan di wilayah lain,” tambahnya.

    Proyek pembangunan dan peningkatan fasilitas TPST Graha Indah ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,1 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2025. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Putra Jaya Abadi dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender.

    Dirinya menegaskan bahwa proyek ini akan terus dikejar penyelesaiannya, dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.

    “Pekerjaan ini harus selesai tepat waktu dan dengan kualitas yang baik, agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Dengan adanya TPST ini, pemerintah berharap pengelolaan sampah di Balut bisa lebih efektif dan ramah lingkungan, serta mengurangi beban TPA yang ada saat ini.

    (Sf/Rs)