Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar saat diwawancarai awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) tengah mempersiapkan pemeliharaan dan pelengkapan sarana prasarana untuk Pasar Kuliner Klandasan.
Meski pembangunan fisik pasar telah rampung pada 2024 lalu, hingga kini bangunan tersebut belum difungsikan karena masih menunggu penyempurnaan fasilitas penunjang.
Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa kondisi utilitas di area pasar tersebut dinilai belum memadai untuk mendukung aktivitas perdagangan.
“Oleh karena itu, pemerintah akan mengalokasikan anggaran senilai Rp1,5 miliar melalui APBD 2025 untuk pemeliharaan dan pengadaan perlengkapan pasar,” ucap Haemusri kepada awak media, Kamis (17/7/2025).
Lanjutnya, pemeliharaan akan dilakukan secara parsial, mencakup perbaikan lantai, meja, dan fasilitas lainnya. Pekerjaan ini telah dimulai pada 14 Juli 2025 dengan durasi pengerjaan selama 150 hari kerja kedepan.
Menurut data Disdag, terdapat sekitar 33 pedagang kuliner yang akan menempati pasar tersebut.
“Mereka merupakan pedagang yang sudah terdaftar secara resmi di Disdag dan nantinya hanya diwajibkan membayar retribusi kepada pemerintah kota,” terangnya.
Kata dia, fokus anggaran ini adalah untuk penyediaan furnitur, perlengkapan dagang, serta perbaikan sarana dan prasarana lingkungan pasar. Targetnya, pasar kuliner ini bisa mulai difungsikan dan ditempati pada tahun 2026.
Dengan revitalisasi ini, Pemkot Balikpapan berharap Pasar Kuliner Klandasan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi baru yang nyaman dan representatif bagi pelaku UMKM serta masyarakat kota.
“Dengan begitu, perputaran ekonomi di Balikpapan akan terus berjalan,” ungkapnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar saat diwawancarai awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) tengah mempersiapkan pemeliharaan dan pelengkapan sarana prasarana untuk Pasar Kuliner Klandasan.
Meski pembangunan fisik pasar telah rampung pada 2024 lalu, hingga kini bangunan tersebut belum difungsikan karena masih menunggu penyempurnaan fasilitas penunjang.
Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa kondisi utilitas di area pasar tersebut dinilai belum memadai untuk mendukung aktivitas perdagangan.
“Oleh karena itu, pemerintah akan mengalokasikan anggaran senilai Rp1,5 miliar melalui APBD 2025 untuk pemeliharaan dan pengadaan perlengkapan pasar,” ucap Haemusri kepada awak media, Kamis (17/7/2025).
Lanjutnya, pemeliharaan akan dilakukan secara parsial, mencakup perbaikan lantai, meja, dan fasilitas lainnya. Pekerjaan ini telah dimulai pada 14 Juli 2025 dengan durasi pengerjaan selama 150 hari kerja kedepan.
Menurut data Disdag, terdapat sekitar 33 pedagang kuliner yang akan menempati pasar tersebut.
“Mereka merupakan pedagang yang sudah terdaftar secara resmi di Disdag dan nantinya hanya diwajibkan membayar retribusi kepada pemerintah kota,” terangnya.
Kata dia, fokus anggaran ini adalah untuk penyediaan furnitur, perlengkapan dagang, serta perbaikan sarana dan prasarana lingkungan pasar. Targetnya, pasar kuliner ini bisa mulai difungsikan dan ditempati pada tahun 2026.
Dengan revitalisasi ini, Pemkot Balikpapan berharap Pasar Kuliner Klandasan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi baru yang nyaman dan representatif bagi pelaku UMKM serta masyarakat kota.
“Dengan begitu, perputaran ekonomi di Balikpapan akan terus berjalan,” ungkapnya.
(Sf/Rs)