Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana membangun sejumlah sekolah baru untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan yang terus meningkat.
Namun pembangunan fisik belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena pemerintah masih fokus menyusun Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan teknis sebagai tahap awal. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, Sabtu (12/7/2025).
"Untuk membangun sekolah kami tidak bisa langsung bangun. Semuanya harus dimulai dengan DED terlebih dahulu. Jadi sekarang kita fokus menyiapkan perencanaan teknisnya dulu di 2025," ujar Bagus.
Bagus menyebutkan beberapa lokasi yang telah diproyeksikan sebagai tempat pembangunan sekolah baru. Di antaranya di sekitar kawasan Islamic Center, dekat perumahan WIKA dan di atas lahan Grand City. Selain itu ada pula rencana pembangunan satu sekolah tingkat SMA di kawasan Balikpapan Timur
"Tanah dari Grand City sudah ada, tapi serah terimanya perlu dipercepat agar bisa dimanfaatkan. Kami ingin percepat proses ini, karena pembangunan fisik hanya bisa dilakukan setelah DED selesai," jelasnya.
Selain itu SMK Negeri 7 di Balikpapan Barat juga direncanakan mendapat bantuan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Bagus berharap bantuan tersebut bisa terealisasi tahun ini setelah sempat tertunda sebelumnya.
“Mudah-mudahan yang sempat tertunda tahun lalu bisa direalisasikan tahun ini,” tambahnya.
Pemkot menargetkan DED untuk beberapa proyek sekolah selesai pada perubahan anggaran 2025, sehingga pembangunan fisik bisa segera dilakukan pada tahun-tahun berikutnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan ruang belajar yang semakin tinggi.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana membangun sejumlah sekolah baru untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan yang terus meningkat.
Namun pembangunan fisik belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena pemerintah masih fokus menyusun Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan teknis sebagai tahap awal. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, Sabtu (12/7/2025).
"Untuk membangun sekolah kami tidak bisa langsung bangun. Semuanya harus dimulai dengan DED terlebih dahulu. Jadi sekarang kita fokus menyiapkan perencanaan teknisnya dulu di 2025," ujar Bagus.
Bagus menyebutkan beberapa lokasi yang telah diproyeksikan sebagai tempat pembangunan sekolah baru. Di antaranya di sekitar kawasan Islamic Center, dekat perumahan WIKA dan di atas lahan Grand City. Selain itu ada pula rencana pembangunan satu sekolah tingkat SMA di kawasan Balikpapan Timur
"Tanah dari Grand City sudah ada, tapi serah terimanya perlu dipercepat agar bisa dimanfaatkan. Kami ingin percepat proses ini, karena pembangunan fisik hanya bisa dilakukan setelah DED selesai," jelasnya.
Selain itu SMK Negeri 7 di Balikpapan Barat juga direncanakan mendapat bantuan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Bagus berharap bantuan tersebut bisa terealisasi tahun ini setelah sempat tertunda sebelumnya.
“Mudah-mudahan yang sempat tertunda tahun lalu bisa direalisasikan tahun ini,” tambahnya.
Pemkot menargetkan DED untuk beberapa proyek sekolah selesai pada perubahan anggaran 2025, sehingga pembangunan fisik bisa segera dilakukan pada tahun-tahun berikutnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan ruang belajar yang semakin tinggi.
(Sf/Lo)