Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Siap Jalankan Program MBG, Sasaran Pertama di Balikpapan Selatan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Sekretarias Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin saat ditemui di Balai Kota. (Foto: Istimewa)

    Balikpapan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah Pusat akan berjalan secara bertahap di Kota Balikpapan. Hal ini disampaikan Sekretarias Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Muhaimin, Kamis (9/1/2025).

    Muhaimin menjelaskan, program MBG di Kota Balikpapan dijalankan oleh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, yang ditugaskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

    “Untuk lokasi pertama, kami akan mulai dari kawasan Balikpapan Selatan, lalu bertahap ke wilayah Balikpapan Timur, Tengah, Utara dan terakhir di Kota,” ucap Muhaimin.

    Kata dia, meskipun Balikpapan alami keterlambatan, namun pihaknya akan segera menjalankan program tersebut. Hanya saja pihaknya masih menunggu persiapan dari BGN dengan pihak penyedia makanan.

    "Yang kami inginkan itu pada saat dilaksanakan tidak ada permasalahan baik penyedia makanan, kalori maupun kebersihan hingga pendistribusian," ujarnya.

    Pastinya, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sangat mendukung program tersebut mengingat program itu untuk mencerdaskan anak bangsa.

    Sedangkan untuk pendistribusian akan dibagi menjadi tiga tahap, yakni mulai Pukul 07.45 Wita, Pukul 10.00 Wita dan Pukul 13.00 Wita.

    "Tergantung nanti kondisi sekolah, seperti Taman Kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PADU) itu bisa jadi yang pertama untuk mereka sarapan," akunya.

    Sementara program MBG di Kota Balikpapan masih menggunakan anggaran dari BGN dengan kisaran Rp8 ribu untuk PAUD hingga kelas III SD dan Rp 10 ribu sampai ke tingkat SMA/SMK.

    Bahkan penyedia makanan yang ditunjuk oleh BGN diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan. Hal ini untuk mengetahui, apakah nilai gizi makanan tersebut telah memenuhi standar atau belum, kemudian tempatnya yang higines atau tidak

    “Setelah semua siap, DKK akan sampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan agar bisa segera melaksanakan,” imbuhnya.

    Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta Disdikbud untuk memperhatikan menu makanan yang akan diberikan kepada anak.

    Ini sebagai antisipasi, siapa tau anak-anak ada yang alergi baik itu ayam ataupun telur dan sebagainya, sehingga saat dikirim makanan sesuai dengan kondisi anak.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Siap Jalankan Program MBG, Sasaran Pertama di Balikpapan Selatan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Sekretarias Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin saat ditemui di Balai Kota. (Foto: Istimewa)

    Balikpapan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah Pusat akan berjalan secara bertahap di Kota Balikpapan. Hal ini disampaikan Sekretarias Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Muhaimin, Kamis (9/1/2025).

    Muhaimin menjelaskan, program MBG di Kota Balikpapan dijalankan oleh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, yang ditugaskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

    “Untuk lokasi pertama, kami akan mulai dari kawasan Balikpapan Selatan, lalu bertahap ke wilayah Balikpapan Timur, Tengah, Utara dan terakhir di Kota,” ucap Muhaimin.

    Kata dia, meskipun Balikpapan alami keterlambatan, namun pihaknya akan segera menjalankan program tersebut. Hanya saja pihaknya masih menunggu persiapan dari BGN dengan pihak penyedia makanan.

    "Yang kami inginkan itu pada saat dilaksanakan tidak ada permasalahan baik penyedia makanan, kalori maupun kebersihan hingga pendistribusian," ujarnya.

    Pastinya, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sangat mendukung program tersebut mengingat program itu untuk mencerdaskan anak bangsa.

    Sedangkan untuk pendistribusian akan dibagi menjadi tiga tahap, yakni mulai Pukul 07.45 Wita, Pukul 10.00 Wita dan Pukul 13.00 Wita.

    "Tergantung nanti kondisi sekolah, seperti Taman Kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PADU) itu bisa jadi yang pertama untuk mereka sarapan," akunya.

    Sementara program MBG di Kota Balikpapan masih menggunakan anggaran dari BGN dengan kisaran Rp8 ribu untuk PAUD hingga kelas III SD dan Rp 10 ribu sampai ke tingkat SMA/SMK.

    Bahkan penyedia makanan yang ditunjuk oleh BGN diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan. Hal ini untuk mengetahui, apakah nilai gizi makanan tersebut telah memenuhi standar atau belum, kemudian tempatnya yang higines atau tidak

    “Setelah semua siap, DKK akan sampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan agar bisa segera melaksanakan,” imbuhnya.

    Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta Disdikbud untuk memperhatikan menu makanan yang akan diberikan kepada anak.

    Ini sebagai antisipasi, siapa tau anak-anak ada yang alergi baik itu ayam ataupun telur dan sebagainya, sehingga saat dikirim makanan sesuai dengan kondisi anak.

    (Sf/Rs)