Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin saat menyerahkan dana hibah ke salah satu penerima. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-76, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tidak hanya menggelar upacara yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Muhaimin, namun juga menegaskan pentingnya semangat bela negara dalam menghadapi tantangan global.
Upacara berlangsung di Halaman Balai Kota, Kamis (19/12/2024) ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya peran setiap warga negara dalam menjaga ketahanan negara.
Dalam amanat yang dibacakan Sekda Muhaimin, Presiden RI Prabowo Subianto, mengingatkan bahwa ketahanan negara yang kokoh adalah kunci untuk menghadapi berbagai permasalahan global, termasuk gesekan antarnegara dan persaingan dalam mengelola Sumber Daya Alam (SDA).
“Indonesia, dengan potensi SDA yang melimpah, wilayah yang strategis, dan jumlah penduduk yang besar, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia,” ucap Muhaimin dalam upacara.
Dikatakan, bela negara harus menjadi bagian dari kehidupan bangsa. Ketahanan negara yang kuat akan membantu mengatasi berbagai ancaman dan tantangan yang semakin kompleks.
Ia juga menambahkan, bahwa semangat bela negara tidak hanya diterapkan di level pemerintahan, tetapi sudah mulai ditanamkan sejak dini melalui pendidikan di sekolah-sekolah.
“Pemkot Balikpapan juga mengambil langkah konkret dengan menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp570 juta kepada lembaga dan rumah ibadah di wilayah Balikpapan,” jelasnya.
Sedangkan bantuan ini diberikan kepada masjid, gereja, serta Lembaga Pengembangan Paduan Suara Gerejawi Daerah Kota Balikpapan. Dana hibah ini diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan Tahun 2024 dan bertujuan untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang ada di masyarakat.
“Bantuan ini kami harap dapat memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong di masyarakat, yang merupakan bagian dari upaya bela negara kami,” imbuhnya.
Dengan serangkaian kegiatan ini, Pemkot Balikpapan berupaya memperkuat semangat bela negara di kalangan warga serta memastikan bahwa upaya menjaga kedaulatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia terus berjalan, meski tantangan global semakin meningkat.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin saat menyerahkan dana hibah ke salah satu penerima. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-76, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tidak hanya menggelar upacara yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Muhaimin, namun juga menegaskan pentingnya semangat bela negara dalam menghadapi tantangan global.
Upacara berlangsung di Halaman Balai Kota, Kamis (19/12/2024) ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya peran setiap warga negara dalam menjaga ketahanan negara.
Dalam amanat yang dibacakan Sekda Muhaimin, Presiden RI Prabowo Subianto, mengingatkan bahwa ketahanan negara yang kokoh adalah kunci untuk menghadapi berbagai permasalahan global, termasuk gesekan antarnegara dan persaingan dalam mengelola Sumber Daya Alam (SDA).
“Indonesia, dengan potensi SDA yang melimpah, wilayah yang strategis, dan jumlah penduduk yang besar, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia,” ucap Muhaimin dalam upacara.
Dikatakan, bela negara harus menjadi bagian dari kehidupan bangsa. Ketahanan negara yang kuat akan membantu mengatasi berbagai ancaman dan tantangan yang semakin kompleks.
Ia juga menambahkan, bahwa semangat bela negara tidak hanya diterapkan di level pemerintahan, tetapi sudah mulai ditanamkan sejak dini melalui pendidikan di sekolah-sekolah.
“Pemkot Balikpapan juga mengambil langkah konkret dengan menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp570 juta kepada lembaga dan rumah ibadah di wilayah Balikpapan,” jelasnya.
Sedangkan bantuan ini diberikan kepada masjid, gereja, serta Lembaga Pengembangan Paduan Suara Gerejawi Daerah Kota Balikpapan. Dana hibah ini diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan Tahun 2024 dan bertujuan untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang ada di masyarakat.
“Bantuan ini kami harap dapat memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong di masyarakat, yang merupakan bagian dari upaya bela negara kami,” imbuhnya.
Dengan serangkaian kegiatan ini, Pemkot Balikpapan berupaya memperkuat semangat bela negara di kalangan warga serta memastikan bahwa upaya menjaga kedaulatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia terus berjalan, meski tantangan global semakin meningkat.
(Sf/Rs)