Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Segera Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Korban Kebakaran Klandasan Ulu

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    23 Maret 2024 pukul 22:35 WITA

    Kondisi lokasi kebakaran yang menimpa warga RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota. (Foto: Infobencana/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan bantuan buat warga terdampak kebakaran yang terjadi di RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota beberapa waktu lalu.

    Dalam hal ini secara khusus bantuan berupa kelengkapan anak sekolah mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi. Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan Zulkifli, Jum'at (22/3/2024).

    "Bantuan perlengkapan sekolah itu akan didistribusikan dalam waktu dekat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan," ujar Zulkifli.

    Diterangkan, saat ini puluhan anak sekolah yang menjadi korban kebakaran terpaksa harus libur sementara, lantaran tidak memiliki seluruh perlengkapan yang menjadi kebutuhan sekolah.

    "Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para korban, terutama anak-anak sekolah, dapat kembali memperoleh semangat belajar mereka," jelasnya.

    Selain itu, Pemkot Balikpapan juga menyikapi pertanyaan masyarakat yang tak kalah penting terkait larangan membangun kembali rumah mereka di lokasi kebakaran.

    Menurutnya, prioritas utama adalah memastikan kepemilikan lahan sesuai dengan dokumen yang sah. Pembangunan kembali permukiman akan diserahkan kepada masyarakat setempat, dengan penekanan pada kepemilikan yang jelas.

    "Saya bilang begini, pertama kami pastikan bahwa lokasi ini memang kepemilikan di masyarakat yang sesuai dengan surat yang ada itu masyarakat yang punya, bukan suatu instansi dan klaim dari pihak tertentu dan bukan juga tanahnya pemda," terangnya.

    Sementara itu, terkait garis pantai terluar wilayah kejadian bencana masih dalam kondisi aman. Sarana dan prasarana dasar seperti listrik, air, dan telepon juga telah dipastikan tersedia untuk memfasilitasi proses pemulihan masyarakat.

    Pemerintah juga mengajak doa dan dukungan dari masyarakat lainnya agar semangat gotong royong terus mengalir, memperkuat upaya pemulihan pasca-bencana.

    "Kami berdoa supaya masyarakat lainnya tergerak hatinya untuk menambah bantuan itu," paparnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Segera Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Korban Kebakaran Klandasan Ulu

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    23 Maret 2024 pukul 22:35 WITA

    Kondisi lokasi kebakaran yang menimpa warga RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota. (Foto: Infobencana/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan bantuan buat warga terdampak kebakaran yang terjadi di RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota beberapa waktu lalu.

    Dalam hal ini secara khusus bantuan berupa kelengkapan anak sekolah mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi. Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan Zulkifli, Jum'at (22/3/2024).

    "Bantuan perlengkapan sekolah itu akan didistribusikan dalam waktu dekat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan," ujar Zulkifli.

    Diterangkan, saat ini puluhan anak sekolah yang menjadi korban kebakaran terpaksa harus libur sementara, lantaran tidak memiliki seluruh perlengkapan yang menjadi kebutuhan sekolah.

    "Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para korban, terutama anak-anak sekolah, dapat kembali memperoleh semangat belajar mereka," jelasnya.

    Selain itu, Pemkot Balikpapan juga menyikapi pertanyaan masyarakat yang tak kalah penting terkait larangan membangun kembali rumah mereka di lokasi kebakaran.

    Menurutnya, prioritas utama adalah memastikan kepemilikan lahan sesuai dengan dokumen yang sah. Pembangunan kembali permukiman akan diserahkan kepada masyarakat setempat, dengan penekanan pada kepemilikan yang jelas.

    "Saya bilang begini, pertama kami pastikan bahwa lokasi ini memang kepemilikan di masyarakat yang sesuai dengan surat yang ada itu masyarakat yang punya, bukan suatu instansi dan klaim dari pihak tertentu dan bukan juga tanahnya pemda," terangnya.

    Sementara itu, terkait garis pantai terluar wilayah kejadian bencana masih dalam kondisi aman. Sarana dan prasarana dasar seperti listrik, air, dan telepon juga telah dipastikan tersedia untuk memfasilitasi proses pemulihan masyarakat.

    Pemerintah juga mengajak doa dan dukungan dari masyarakat lainnya agar semangat gotong royong terus mengalir, memperkuat upaya pemulihan pasca-bencana.

    "Kami berdoa supaya masyarakat lainnya tergerak hatinya untuk menambah bantuan itu," paparnya.

    (Sf/Rs)