Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui diruang kerjanya. (Foto: Dok/Seputrafakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan keberlanjutan infrastruktur di tengah upaya mempercepat serapan belanja daerah.
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menyebutkan bahwa langkah ini tak hanya bertujuan menghindari penumpukan realisasi kegiatan di akhir tahun, tetapi juga untuk menjaga kualitas dan ketepatan waktu proyek strategis kota.
“Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) beberapa waktu lalu, sejumlah proyek infrastruktur seperti bendungan pengendali (bendali) dan fasilitas umum di kawasan perumahan, menjadi perhatian utama,” ucap Bagus Susetyo kepada media, Minggu (4/5/2025).
Dikatakan, pemerintah telah mulai melakukan pendataan terhadap pengembang untuk memastikan status prasarana, sarana, dan utilitas (PSU), terutama di daerah rawan banjir seperti DAS Ampal.
“Pemeliharaan bendali yang telah diserahterimakan akan segera dilakukan agar fungsinya sebagai pengendali banjir tetap optimal,” ujarnya.
Di sisi lain, proses lelang kegiatan fisik yang dimulai sejak Januari menandakan keseriusan Pemkot dalam memulai pelaksanaan program sejak awal tahun. Hal ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengawasan kualitas pembangunan, sekaligus mencegah keterlambatan pengerjaan.
Meski sebagian besar OPD telah menunjukkan progres, beberapa unit masih memerlukan pendampingan intensif. Kendala teknis dalam pengadaan dan pelaksanaan kegiatan telah diidentifikasi, dan solusi pun disiapkan untuk menghindari hambatan berkepanjangan.
“Yang kami tekankan bukan hanya soal serapan cepat, tapi serapan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” paparnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui diruang kerjanya. (Foto: Dok/Seputrafakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan keberlanjutan infrastruktur di tengah upaya mempercepat serapan belanja daerah.
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menyebutkan bahwa langkah ini tak hanya bertujuan menghindari penumpukan realisasi kegiatan di akhir tahun, tetapi juga untuk menjaga kualitas dan ketepatan waktu proyek strategis kota.
“Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) beberapa waktu lalu, sejumlah proyek infrastruktur seperti bendungan pengendali (bendali) dan fasilitas umum di kawasan perumahan, menjadi perhatian utama,” ucap Bagus Susetyo kepada media, Minggu (4/5/2025).
Dikatakan, pemerintah telah mulai melakukan pendataan terhadap pengembang untuk memastikan status prasarana, sarana, dan utilitas (PSU), terutama di daerah rawan banjir seperti DAS Ampal.
“Pemeliharaan bendali yang telah diserahterimakan akan segera dilakukan agar fungsinya sebagai pengendali banjir tetap optimal,” ujarnya.
Di sisi lain, proses lelang kegiatan fisik yang dimulai sejak Januari menandakan keseriusan Pemkot dalam memulai pelaksanaan program sejak awal tahun. Hal ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengawasan kualitas pembangunan, sekaligus mencegah keterlambatan pengerjaan.
Meski sebagian besar OPD telah menunjukkan progres, beberapa unit masih memerlukan pendampingan intensif. Kendala teknis dalam pengadaan dan pelaksanaan kegiatan telah diidentifikasi, dan solusi pun disiapkan untuk menghindari hambatan berkepanjangan.
“Yang kami tekankan bukan hanya soal serapan cepat, tapi serapan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” paparnya.
(Sf/Rs)