Cari disini...
Seputar Kaltim
Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Balikpapan, Ahmad Muzakkir. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pemerintah pusat saat ini telah mencanangkan program makan bergizi gratis untuk anak-anak generasi penerus bangsa.
Program ini rencananya akan dilaksanakan di masing-masing daerah, salah satu di Kota Balikpapan.
Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sedang merencanakan detail program makan bergizi gratis, termasuk penganggarannya.
“Sebagai bagian dari pemerintah, Pemkot Balikpapan memiliki tanggung jawab untuk memastikan alokasi dana untuk program ini,” ucap Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir, Sabtu (2/11/2024).
Untuk program makan bergizi gratis, ini masih dalam proses pembahasan sumber alokasi pendanaannya, apakah nantinya dengan opsi alokasi 3 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan opsi 20 persen dari sektor pendidikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Ini akan menjadi bagian dari belanja untuk tahun 2025. Kami akan melakukan perhitungan dan justifikasi untuk belanja tersebut," akunya.
Ia menegaskan beberapa opsi pendanaan tersebut masih dalam tahap diskusi karena masih harus menunggu arahan dari pemerintah pusat.
Pemkot Balikpapan, kata dia, telah melakukan pemetaan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mempersiapkan alokasi anggaran jika kebijakan dari pemerintah pusat sudah dikeluarkan.
"Ini masih informasi awal. Kami harus mengikuti aturan yang berlaku, terutama jika ada produk hukum yang harus dipatuhi," tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Balikpapan, Ahmad Muzakkir. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pemerintah pusat saat ini telah mencanangkan program makan bergizi gratis untuk anak-anak generasi penerus bangsa.
Program ini rencananya akan dilaksanakan di masing-masing daerah, salah satu di Kota Balikpapan.
Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sedang merencanakan detail program makan bergizi gratis, termasuk penganggarannya.
“Sebagai bagian dari pemerintah, Pemkot Balikpapan memiliki tanggung jawab untuk memastikan alokasi dana untuk program ini,” ucap Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir, Sabtu (2/11/2024).
Untuk program makan bergizi gratis, ini masih dalam proses pembahasan sumber alokasi pendanaannya, apakah nantinya dengan opsi alokasi 3 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan opsi 20 persen dari sektor pendidikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Ini akan menjadi bagian dari belanja untuk tahun 2025. Kami akan melakukan perhitungan dan justifikasi untuk belanja tersebut," akunya.
Ia menegaskan beberapa opsi pendanaan tersebut masih dalam tahap diskusi karena masih harus menunggu arahan dari pemerintah pusat.
Pemkot Balikpapan, kata dia, telah melakukan pemetaan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mempersiapkan alokasi anggaran jika kebijakan dari pemerintah pusat sudah dikeluarkan.
"Ini masih informasi awal. Kami harus mengikuti aturan yang berlaku, terutama jika ada produk hukum yang harus dipatuhi," tandasnya.
(Sf/By)